Komisi III DPRD Sulteng Terima Kunjungan Konsultasi Komisi II DPRD Bangkep

oleh -
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Sonny Tandra, ST didampingi Wakil Ketua Komisi III H. Zainal Abidin Ishak, ST menerima kunjungan konsultasi Komisi II DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep). FOTO : HUMPRO DPRD SULTENG/RAMADHAN

PALU, SULTENGNEWS.COM – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Sonny Tandra, ST didampingi Wakil Ketua Komisi III H. Zainal Abidin Ishak, ST menerima kunjungan konsultasi Komisi II DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep).

Konsultasi ini dipimpin langsung Ketua Komisi II DPRD Bangkep, Muhammad Hata Maina dan anggota Komisi III DPRD Bangkep lainnya Burhan Alelaga dan Alaman Ajula di ruang sidang Utama DPRD Sulteng, Rabu (25/5/2022).

Dalam konsultasi tersebut, Ketua Komisi II DPRD Bangkep mengatakan, tujuan mereka datang untuk menindaklanjuti hasil rapat kerja komisi II DPRD Bangkep terkait peningkatan jalan provinsi Ruas Jalan Sanyong – Seasa sepanjang 40 Km dan Salakan – Sambiut sepanjang 63 Km.

Menurutnya, dua ruas jalan ini merupakan jalan provinsi yang keadaanya saat ini sudah rusak parah, sehingga untuk melaluinya membutuhkan waktu yang lama.

Dalam kesempatan itu juga, Ketua Komisi II DPRD Bangkep juga menyampaikan bahwa salah satu pelabuhan/dermaga yang ada di Kabupaten Bangkep juga membutuhkan perhatian. Sebab jika tidak diperbaiki, maka deramga tersebut akan rubuh karena kondisi beberapa tiang penyangga dermaga sudah terpisah. Dermaga itu dibangun tahun 1999 yang mana sampai hari ini, belum ada perbaikan.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi III DPRD Sulteng menyampaikan bahwa selama dua tahun ini anggaran APBD direkofusing untuk penanggulangan Covid-19.

“Kami khusunya komisi III, sudah membagi dana APBD itu seadil mungkin. Kami dengan teman – teman, sudah berjuang sedemikian mungkin hanya saja kenyataanya dananya terbatas,”ujar Sony Tandra.

Ditahun 2023 nanti program Gubernur Sulteng yakni pendidikan gratis bagi SMA/SMK sederjat se Sulteng, jika dihitung dana yang dibuthkan mencapai Rp90 Miliar. Belum lagi pilkada serentak tahun 2024, sehingga uang yang dipakai adalah dana APBD tahun 2023. Belum lagi setelah gempa bumi dan tsnuami yang menerjang Palu ada salah icon Sulteng yakni pembangunan masjid agung membutuhkan dan 200 sampai 400 Miliar, sehingga beban APBD pada Tahun 2023 sangatlah berat.

Olehnya, Sony Tandra juga mengigatkan semoga apa yang disampaikan ke Komisi III DPRD Sulteng kali ini sudah menjadi skala prioritas di Kabupaten Bangkep dan harus suduh disampaikan saat musrembang jika ini menjadi prioritas.

“Gubernur mempunyai program 100 Miliar per kabupaten itu dikucurkan tidak dalam bentuk tunai, namun dalam bentuk program. Olehnya apakah usulan ini sudah dimasukkan skala prioritas, sehingga bisa kami perjuangakan sama – sama,” kata Sony Tandra.

“Kami juga berupaya bahwa usulan jalan dan pelabuhan, agar bisa didanai oleh APBN. Sebab melihat anggaran yang ada di APBD Sulteng, sangat tidak mungkin. Kita berdo’a agar pendapatan daerah kita pasca pandemi ini, meningkat sehingga usulan uslan tersebut bisa direalisasikan,” tandas Sony Tandra. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.