Komisi II DPRD Sulteng, Gelar RDP Dengan Direksi PT. Bank Sulteng dan Direksi PT. Pembangunan Sulteng

oleh -
Komisi II DPRD Sulteng saat melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan direksi PT. Bank Sulteng dan direksi PT. Pembangunan Sulteng di ruang Komisi II DPRD Sulteng, Jumat (21/1/2022). FOTO : HUMPRO DPRD SULTENG

PALU, SULTENGNEWS.COM – Dalam rangka pembahasan terkait rancangan Peraturan Daerah (Perda) perubahan status PT. Bank Sulteng dan PT. Pembangunan Sulteng, Komisi II DPRD Sulteng menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Direksi PT. Bank Sulteng dan Direksi PT.Pembangunan Sulteng di raung Komisi II DPRD Sulteng, Jumat (21/1/2022).

RDP ini dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPRD Sulteng, H. Moh. Nur Dg. Rahmatu serta dihadiri juga oleh Anggota Komisi II lainnya diantaranya Faisal Alatas, Yahdi Basma dan Irianto Malinggong. Sementara dari PT. Bank Sulteng dihadiri Direktur Operasional PT. Bank Sulteng, Rahmiyati. Sedangkan dari PT. Pembangunan Sulteng dihadiri Direktur Operasional Penjualan, Kartino Ritojo.

Dalam rapat ini, Wakil Ketua Komisi II DPRD Sulteng, H. Moh. Nur Dg. Rahmatu menyampaikan sampaikan sampai saat ini, Komisi II belum menerima copian Rancangan Kerja dan Anggaran (RKA) dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kami perlu melihat instrument – instrumen hukumnya mitra kita, agar mereka bekerja kedepan itu tidak ada masalah karena kita tau bersama di Indonesia ini ada aturan yaitu undang-undang, peraturan pemerintahan, perpres dan kepres,” katanya.

Dikatakan, ada beberapa perubahan regulasi pemerintah yang perlu mungkin anggota wewan menyikapi itu.

“Kami di Bapemperda, kita telah merancang bagian-bagian dari salah satu rencana kerja kita dari sisi legislasi, karena tugas anggota dewan itu hanya tiga yakni legislasi, penganggaran dan kontroling,” paparnya.

Berkaitan dengan fungsi legislasi, Nur Rahmatu mengatakan sesuai amanat Undang – undang lebih tinggih, sehingga lembaga – lembaga dalam hal ini OPD yang berkaitan dengan ekonomi atau berkaitan dengan salah satu sumber pendapatan daerah, perlu didorong terus supaya jika ada instrumen aturan, cepat diketahui dan diambil tindakan supaya tidak ada masalah.

Sementara Kepala Bagian (Kabag) Perundang – Undangan Sekretariat DPRD Sulteng, Rahmawati dalam RDP itu menyampaikan, terkait dengan usulan – usulan Raperda dari komisi II dimana memang usulan dari Komisi II ini, terkait dengan perda – perda yang telah ditetapkan Bapemperda.

Dikatakan, pengusulan raperda perubahan bentuk badan hukum PT. Bank Sulteng menjadi perusahaan perseroan daerah Bank Selteng, serta perubahan bentuk badan hukum PT. Pembangunan Sulteng menjadi perusahaan perseroan daerah pembangunan Sulteng, munculkan pada saat Bagian Perundang – Undangan melakukan rapat Bapemperda yang merupakan usulan dari Komisi II yang juga dibuat oleh Biro Ekonomi. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.