Komisi II DPRD Sulteng Gelar Rapat Kerja Bersama Para Mitra

oleh -
Suasana rapat komisi II bersana para OPD mitra kerja komisi II bertempat di ruang baruga DPRD Sulteng, Jumat (3/7/2020). FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Komisi II DPRD Sulteng menggelar rapat bersama para mitra kerjanya terkait Pertanggung jawaban Pelaksaan Anggaran Tahun 2019 bertempat di ruang Baruga DPRD, Jumat (3/7/2020).

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi II, H. Moh. Nur Dg. Rahmatu SE itu, diikuti seluruh anggota Komisi II dan mitra kerjanya diantaranya Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Kehutanan, Dinas Pangan, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Badan Pendapatan Daerah, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah dan Biro Administrasi Perekonomian dan Pembangunan.

Wakil Ketua Komisi II dalam kesempatan itu menyampaikan, sehubungan dengan hasil rapat paripurna yang berlangsung pada minggu lalu komisi II sudah mendengarkan pidato dari Gubernur dan pidato penyampaian anggota VI BPK-RI bahwa Sulawesi Tengah mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“WTP yang baru didapatkan ini, merupakan kali ke tujuh Sulteng mendapatkan penilaian terbaik yaitu WTP. Tentu saja kami dari DPRD Sulteng sangat mengapresiasi hal itu,” katanya.

Menurutnya, pencapaian tersebut tidak akan terjadi tanpa kerja tim dari semua OPD, sehingga harapan masyarakat dalam rangka menjadikan Sulawesi Tengah yang maju mandiri dan berdaya saing bisa terwujud.

Dia menambahkan, sambutan anggota VI BPK-RI yang menyampaikan bahwa Pemprov Sulteng kembali mendapatkan WTP, namun bukan berarti WTP ini tidak ada persoalan, sehingga disarankan kepada pemerintah daerah untuk membenahi daftar asset yang belum maksimal dan ada belanja modal yang belum juga dikerjakan secara maksimal tertulis di dalam laporan Gubernur kepada BPK-RI.

“Misalnya ada kelebihan belanja modal, kemudian juga beliau menyampaikan untuk membenahi badan usaha milik daerah, sehingga kami dari DPRD perlu untuk menanyakan kepada OPD terkait untuk menjelaskan dari pertanggung jawaban tersebut serta realisasi pelaksanaan dari APBD tahun 2020 sampai dengan triwulan II,” terangnya.

Dalam laporan pertanggung jawaban atas pertanyaan graksi, sudah dipertanyakan beberapa OPD yang tidak mencapai target.

Kepala Badan Pendapatan Daerah, Drs. Abdul Wahab Harmain, Apt, M.M dalam kesempatannya menyampaikan kepada Komisi II DPRD Sulteng bahwa sesuai dengan pertanyaan DPRD Sulteng yang pertama pencapaian target dari realisasi untuk penerimaan pendapatan asli daerah hanya mencapai 92,17 persen.

Sesuai data ada program IPDMIP dan program reaksi yang dikelola oleh dinas terkait sesuai dari program yang ditargetkan dikelola oleh Bappeda, Dinas Pertanian dan Dinas Cipta karya dan sumber daya air totalnya itu ditargetkan 13 Miliar dan terealiasi adalah 11 miliar atau 84,32 persen. Sedangkan program yang dikelola oleh dinas pertanian adalah sebesar 1 miliar dan realisasi hanya 524 juta atau sebesar 30,30 persen.

“Ini yang mengakibatkan tidak tercapaiannya lain-lain pendapatan yang sah, namun dari beberapa item yang lain seperti jasa raharja mencapai target bahkan dealer untuk kendaraan bermotor melebihi target dari 813 yang telah ditentukan, tetapi mencapai 833. Ini khusus untuk pelayanan pendapatan yang sah sehingga realisasi itu hanya mencapai 92,17 persen,” jelas Wahab.

Menurut Wahab, langkah-langkah yang dilakukan khusausnya tunggakan pajak itu, ada kebijakan gubernur yaitu penghapusan denda pajak terhadap kendaraan. Bahkan pokok pajak dikurangi 50 persen dan diperpanjang lagi sampai Desember.

“Bahkan di tahun berjalan, kita kurangi atau bebaskan denda pajak. Ini adalah strategi pemerintah daerah untuk mengurangi tunggakan pajak dan mendapatkan dukungan Kementerian Dalam Negeri. Posisi Triwulan II sampai dibulan Juni, Bapenda mencapai 48 persen,” tutupnya.***

Sumber : Humpro Setwan DPRD Provinsi Sulteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *