Kini, Urus Izin Usaha Bisa Dari Rumah

oleh -
Kabid Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kota Palu, Syarifun : MOH NURFIANSYAH/SULTENGNEWS.COM

PALU,SULTENGNEWS.COM – Pemerintah Kota Palu terus mendorong para pelaku Usaha Micro Kecil Menengah (UMKM) yang berada di Kota Palu untuk memulai usahanya, guna memulihkan ekonomi daerah di tengah Pandemi seperti sekarang.

Bagi pelaku usaha yang ingin mengurus izin untuk membuka usaha, bisa langsung mengakses situs resmi OSS-RBA Online Single Submission Risk Based Approach www.bkpm.go.id.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan dan Pengembangan Potensi Daerah Kota Palu, Syarifudin usai menghadiri talkshow UMKM yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) di Palu Gran Mall (PGM), Sabtu (12/02/2022).

“Izin itu bisa langsung dari rumah masing-masing, kalau resiko rendah bisa langsung print izin usahanya. Kecuali dia beresiko menengah rendah, menengah tinggi atau tinggi harus ada komitmen lanjutan dia tambahkan seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang digunakan untuk usaha, masih ada tim teknis yang melakukan. Namun jika usaha mikro, izinnya bisa langsung diprint,” jelasnya.

Seperti diketahui, OSS-RBA adalah perizinan berusaha yang diberikan kepada pelaku usaha untuk memulai dan menjalankan kegiatan usahanya yang dinilai berdasarkan tingkat risiko kegiatan usaha. Kegiatan usaha dengan tingkat risiko menengah tinggi, kegiatan usaha dengan tingkat risiko tinggi.

Dikatakan, tiga tugas pokok yang harus disesaiakannya. Pertama, identivikasi survei terkait potensi peluang investasi Kota Palu, pada poin ini dirinya mengaku bahwa baru Kecamatan Tawaeli selesai survei peluang investasi daerah. Kedua, terkait kemitraan usaha. Dipoin ini dia hanya mengawasi Bentuk Usaha Tetap (BUT) pada setiap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam artian kerja sama antara pelaku BUT UMKM dengan swalayan-swalayan yang ada di Kota Palu, termasuk Palu Gran Mall (PGM) dan Alfamidi, namun Memorandum of Understanding (MoU) masih berada dalam lingkup Dinas Penanaman Modal.

Ketiga, terkait promosi pada pelaku UMKM.

“Sejauh ini baru Kecamatan Tawaeli yang seselai dilakukan survei investasi daerah, dan akan menyusul Kecamatan Ulujadi yang akan diselesaikan juga di tahun ini,” tutupnya. MAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.