Ketua PURT : Pengadaan Mobil Dinas Pimpinan DPRD Sulteng Baru Sebatas Usulan

oleh -
Ketua Panitia Urusan Rumah Tangga DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Ronald Gulla, ST bersama anggota PURT Ambo Dalle. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Ketua Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT) DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Ronald Gulla, ST, menanggapi sejumlah pemberitaan yang beredar diluar mengenai rencana pengadaan mobil dinas pimpinan DPRD Sulteng.

Ronald Gulla mengatakan, berita terkait pembahasan mobil dinas pimpinan DPRD Sulteng sedikit berlebihan. Politisi asal Daerah Pemilihan (Dapil) Banggai bersudara ini menjelaskan beberapa hal terkait usulan pengadaan mobil dinas itu.

Ronald Gulla mengatakan, pada dasarnya pimpinan DPRD khususnya Ketua DPRD tidak pernah meminta pengadaan mobil dinas untuk pimpinan DPRD.

“Wacana pengadaan mobil dinas itu merupakan inisiatif dari PURT yang saya pimpin. Namun ini barulah wacana dan rencana, belum masuk dalam anggaran Sekretariat DPRD Sulteng, baik tahun ini maupun tahun depan. Yang saya sempat sampaikan sebelumnya, bahwa kami hanya berencana dan tentunya disesuaikan dengan keadaan,” jelasnya melalui rilis yang diterima media ini, Rabu (1/9/2021).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menambahkan, mobil yang dimaksud tidak layak adalah milik pimpinan DPRD yang usianya sudah lebih dari 5 tahun, sehingga tidak ada salahnya jika PURT mewacanakan untuk membahas pengadaannya.

Dikatakan, khusus untuk mobil dinas Ketua DPRD memang sudah ada sejak tahun lalu, kemudian satu unit lagi untuk pimpinan di Tahun 2022 awal ini, sehingga masih dua unit untuk pimpinan lain yang coba direncanakan.

“Jadi tidak ada lagi pembahasan mobil untuk Ketua DPRD, tidak ada arahan maupun petunjuk. Hanya mengenai mobil pimpinan lain saja yang belum ada. Namun sekali lagi saya sampaikan ini baru sebatas rencana saya sebagai Ketua PURT akan membicarakan, baik dengan PURT maupun pimpinan,” jelasnya.

Dia menambahkan, sudah menjadi tugas PURT merencanakan dan memfasilitasi kebutuhan pimpinan dan anggota DPRD, walaupun tidak diminta oleh pimpinan. Dirinya sebagai ketua dan anggota PURT tetap berusaha merencanakan kebutuhan pimpinan dan anggota, mulai dari ATK, tinta printer, operasional listrik, air, tisu, dan hal-hal lain, termasuk kendaraan dinas pimpinan.

“Saya tegaskan kembali, ini baru rencana dan itupun tanpa sepengetahuan pimpinan dan baru akan kami laporkan ke pimpinan apa-apa yang kami rencanakan. Tetapi memang, kebutuhan yang kami lihat sebagai PURT, itu yang kami bahas dulu baru kami laporkan,” terangnya.

Bahkan kata Ronald, pimpinan juga belum mengetahui hasil perencanaan dan pembahasan anggaran Tahun 2022 yang sementara dibahas PURT.

Dia berharap, masalah pengadaan mobil dinas di DPRD tidak dibesar-besarkan lagi, karena keadaan dan kondisinya memang belum memungkinkan untuk pengadaan. PURT hanya menjalankan tugas untuk merencanakan dan mengurai secara detail kebutuhan-kebutuhan sekretariat, pimpinan dan anggota DPRD.

“Masukan dari publik dan masyarakat, juga sudah menjadi catatan bagi kami untuk menyusun kebutuhan sekretariat dengan bijak dan efisien,” katanya.

Apalagi, saat ini masih dalam situasi pendemi, sehingga PURT sudah berusaha untuk melakukan efisiensi dan rasionalisasi, sehingga tidak diadakan sekaligus. FUL/*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.