Ketua Komisi I DPRD Sulteng Jadi Narasumber Dialog Peringatan Hari Kartini ke 143 di Sulteng

oleh -
Ketua Komisi I DPRD Sulteng, Dra. Sri Indrianingsih Lalusu (Tengah) saat menjadi salah satu narasumber pada dialog peringatan Hari Kartini ke 143 tahun 2022 di Gedung Pogombo Kantor Gubernur Sulteng, Senin (25/4/2022). FOTO : HUMPRO DPRD SULTENG

PALU, SULTENGNEWS.COM – Ketua Komisi I DPRD Sulteng, Dra. Sri Indrianingsih Lalusu menjadi salah satu narasumber pada dialog peringatan Hari Kartini ke 143 tahun 2022 di Gedung Pogombo Kantor Gubernur Sulteng, Senin (25/4/2022).

Hadir juga dalam kegiatan ini Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Pemprov Sulteng, Dr. Rudi Dewanto, SE. MM, Pimpinan OPD Lingkup Provinsi Sulawesi Tengah, Ketua BKOW Provinsi Sulawesi Tengah dan Ketua Organisasi Perempuan Sulawesi Tengah, bersama sesepuh Organisasi Perempuan Sulawesi Tengah, Dr. Hj. Vera Rompas Mastura, S.Sos.M.Si.

Hadir juga para narasumber yakni Wakil Wali Kota (Wawali) Palu, Dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK.,M. Kes,  Anggota DPRD Kota Palu Mutmainah Korono, SE, Kepala Cabang Bank Sulteng Palu Barat Yeni Anggreani JT, Owner Syahira Butik, Andriany Pettalolo.

Dalam sambutannya, sesepuh perempuan Sulawesi Tengah, Dr. Hj. Vera Rompas Mastura mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan itu yang mengangkat tema “KARTINI PENDOBRAK PERUBAHAN”.

Menurut Hj. Vera Rompas, situasi dan kondisi bangsa Indonesia yang masih dilanda pandemi Covid-19 serta masih banyaknya perempuan yang mengalami kekerasan, perlakuan diskriminatif, kondisi tersebut memerlukan berbagai strategi pelibatan semua unsur masyarakat dan multi stakeholder termasuk peran laki-laki dalam kampanye gerakan yang mendukung pencegahan kekerasan dan pencapaian kesetaraan gender yang harus digelorakan sampai akar rumput.

“Perempuan harus mendapatkan pendidikan yang memadai, agar dapat menghasilkan pemikiran – pemikiran yang mampu membawa peradaban terhadap Indonesia,” ujar Vera Rompas.

Hal ini lanjutnya, sejalan dengan berbagai upaya yang telah di lakukan oleh R.A Kartini untuk mewujudkan sebuah harapan besar yaitu perempuan harus mendapatkan kesempatan yang sama dengan laki-laki dan perempuan dalam memperoleh pendidikan. Dia menekankan agar perempuan menitikberatkan pada perubahan pola pikir, perilaku dan penguatan identitas perempuan berdaya, penyadaran hak-hak perempuan dan peran perempuan dalam peningkatan kesejahteraan keluarga.

Asisten II, Dr. Rudi Dewanto, SE.MM yang mewakili Gubernur Sulawesi Tengah juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setingi – tingginya kepada semua pihak yang mengisi peringatan hari kartini ke-143 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2022.

“Semoga peringatan hari Kartini yang dilaksanakan bertepatan dengan bulan suci Ramadan 1443, dapat membawa kebaikan dan juga kemajuan bagi kiprah perempuan Sulawesi Tengah,” katanya.

Sejarah perjuangan Raden Ajeng Kartini lanjutnya, dapat menjadi inspirasi dan semangat bagi semua elemen untul melanjutkan perjuangannya dalam mewujudkan kesetaraan gender dan kemajuan kaum perempuan, khususnya di Sulawesi Tengah.

Menurutnya, apabila kaum perempuan diberi kesempatan untuk mengasah diri dan potensinya secara maksimal, bukan tidak mungkin dapat menjadi motor pergerakan dan perubahan bagi Bangsa dan Negara, terlebih khusus bagi Sulawei Tengah.

Asisten II juga mengajak semua stakeholder khususnya kaum perempuan Sulawesi Tengah dapat bekerjasama dan melakukan langkah-langkah strategis yang sejalan, agar terwujudnya kesetaraan gender dalam setiap aspek khidupan dan pembangunan.

Sementara Ketua Komisi I DPRD Sulteng, Dra. Hj. Sri Indraningsih Lulusu yang menjadi salah satu narasumber mewakili Ketua DPRD Provinsi Sulteng menyampaikan, kiprah seorang perempuan sebagai seorang politisi sesuai tema mendobrak perubahan, sebenarnya singkat saja seperti habis gelap terbitlah terang, maknanya di mulai dengan niat, karena tanpa niat tidak dapat menjadi apa-apa.

“Jadi, motivasi dari segala lini untuk perempuan mendobrak perubahan, haruslah mampu di jalankan,”tekannya.

Sebagai seorang politisi perempuan, Indrianingsih Lalusu mendorong penuh kiprah seorang perempuan dalam peran di keluarga dan mengajak para perempuan untuk berperan serta dalam melakukan edukasi kepada masyarakat dalam rangka memberi pemahaman yang utuh terkait kesetaraan gender dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat.

“Harus ada dukungan anggaran untuk pemberdayaan perempuan di Sulteng, karena tanpa anggaran tidak akan maju oraganisanya, terutama di bidang pemberdayaan perempuan, karena peran perempuan merupakan salah satu yang menjadi utama dalam kehidupan di dukung dengan peran perempuan dalam kehidupan berkeluarga,” tandasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.