Kepala BPPW Sulteng Dijabat Salahudin, Ferdinan Kana Lo : Kepala BWSS Baru Teruskan Program Yang Sudah Terlaksana

oleh -
Pertemuan Kepala BPPW Sulteng baru, Salahudin dan Ferdinan Kana Lo bersama sejumlah wartawan dan LSM di auditorium BPPW Sulteng. FOTO : MIFTAHUL AFDAL

PALU,SULTENGNEWS.COM – Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Tengah (Sulteng) kini telah berganti dari Ferdinan Kana Lo ke Salahudin atau akrab disapa Budi.

Dalam pergantian itu Kepala BPPW Sulteng, Budi mengundang sejumlah wartawan dan Lembaga Swadaya Msayarakat (LSM) yang juga dihadiri oleh Ferdinan Kana Lo, di auditorium BPPW Sulteng, Kamis (30/09/2021).

Pada kesempatan itu, Ferdinand Kana Lo berpesan kepada Kepala BPPW Sulteng yang baru meneruskan program-program yang sudah dilakukan selama ini.

“Kiranya Pak Budi yang sekarang menjabat sebagai Kepala BPPW Sulteng mengantikan saya agar tetap menjalankan tugas yang sudah terlaksana selama ini,”ucapnya.

Salah satu program prioritas BPPW Sulteng adalah penyediaan prasarana di lingkungan hunian tetap (huntap) di Kota Palu dan Kabupaten Sigi. Di Kota Palu, lokasi huntap yang dibangun Kementerian PUPR ada di Kelurahan Tondo, Kelurahan Talise dan Kelurahan Duyu. Sedangkan di Kabupaten Sigi ada di Desa Pombewe Sigi.

Diketahui, bahwa Ferdinan Kana Lo telah mendapatkan tugas berunya sebagai Kasubdit Bina Penataan Bangunan Wilayah II pada Direktoral Jendral Cipta Karya di Jakarta.

Sementara, Sahabuddin mengatakan ada beberapa tugas awal yang ia prioritaskan salah satunya pembanguna huntap.

“Di pembangunan huntap itu ada anggaran yang kita harus serap, karena ini kan bantuan dari luar jadi kami akan push wali kota maupun unsur-unsur lain yang berkaitan dengan lahan tersebut,” jelasnya.

Dia juga mengungkapkan, pihak BPPW telah mendapat laporan terkait pembebasan lahan atau pergantian lahan.

“Dua hari lalu kementerian pertanahan mengundang wali kota untuk membahas masalah pembebasan lahan di huntap,”ungkapnya.

Budi menambahkan bahwa pembangunan huntap dilakukan BPPW sebenarnya telah siap. Hanya saja menunggu perintah dari pemerintah daerah.

“Dananya telah siap, istilahnya siap lelang hanya saja bantuan bank dunia ini atau bantuan luar ini banyak kriteria yang harus dipenuhi, harus clear dulu masalah lahannya,” tutup Kabalai BPPW baru itu.DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.