Kepala BKKBN Optimis Turunkan Angka Stunting 14 Persen di Tahun 2024

oleh -
Kepala BKKBN, dr. Hasto Wardoyo bersama Kepala BKKBN Perwakilan Sulteng, Maria Ernawati di Rumah Sakit Dokter Sindo Trisno, Kota Palu, Sulteng. FOTO : MIFTAHUL AFDAL

PALU, SULTENGNEWS.COM – Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr. Hasto Wardoyo merasa penurunan angka stunting nasional dari prevalensi 27 persen menurun 14 persen merupakan sebuah tantangan.

Namun, dr. Hasto Wardoyo yakin bahwa target penurunan angka stunting sesuai dengan perintah dari Presiden RI Joko Widodo akan tercapai di Tahun 2024 mendatang.

“Ini menantang tapi harus optimis, kalau nggak optimis nggak tercapai, jadi harus optimis. Tapi hitungnya harus benar,”kata dr.Hasto saat ditemui sultengnews disela-sela kunjungan di Rumah Sakit Dokter Sindo Trisno, Kota Palu, Sulteng, Senin (27/09/2021).

Bahkan, kata dr.Hasto, dalam penanganan angka stunting, pihaknya telah menggunakan platfrom Esimel untuk mengetahui info kelahiran, baik dari ukuran tinggi badan anak maupun berat badan anak.

“Makanya kita  membangun Platform Esimel seperti PeduliLindungi. Itu semua yang melahirkan ukurannya masuk hari itu juga, semua yang kawin  berat badan dan Hb masuk hari itu juga, alamatnya jelas, sehingga BKKBN dan pendamping keluarga tidak kerja dia,”ujar dr.Hasto.

Dengan begitu, BKKBN bisa mendapatkan informasi akurat terkait kelahiran anak dan bisa langsung melakukan penanganan apabila ada indikasi stunting.

“Jadi harus tau yang lahir hari itu berapa, yang lahirnya kurang 48 centimeter berapa, kalau begitu kita kejar. Kalau nggak tau repot kita,”terangnya.

“Kita sudah bangun sistem itu, Esimel namanya Estri Siap Nikah Siap Hamil, ini kita sudah mulai dibeberapa kampung KB,”sambung dr.Hasto.

dr.Hasto juga menyarankan Kepala BKKBN Perwakilan Sulteng, Maria Ernawati menggunakan platform tersebut dalam mengatasi stunting di Sulteng.

“Nanti Ibu Erna saya kira bisa memulai disitu,”sarannya.DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.