Kepala Balai P2P Sulawesi II PUPR Di Luar Kota, Kapan Dimulai Pembangunan Huntap???

oleh -
Kantor Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sulawesi II PUPR sebagai penanggung jawab pembangunan Huntap, beralamat jalan Sungai Surumana kelurahan Siranindi, kota Palu, tidak memiliki papan pengenal kantor. FOTO : Mohammad Rizal/SultengNews.com

PALU, SULTENGNEWS.COM – Penandatanganan Kontrak kerja pembangunan Hunian Tetap (Huntap) 2A dan beserta fasilitas dasar Kavling telah ditandatangani 21 Juli 2022 lalu, di salah satu hotel yang ada di kota Palu.

Pelaksana proyek (kontraktor) dari pengerjaan pembangunan Huntap 2A dan fasilitas dasar kavling dimenangkan oleh PT Wijaya Karya Beton Tbk bersama PT Murni Konstruksi Indonesia (Wika Beton-Murni KSO), sebagai mitra dari Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sulawesi II Kementerian PUPR.

Diketahui, beberapa waktu lalu, beberapa media lokal menyoroti atas tidak adanya beberapa unsur pimpinan pelaksana proyek dari Wika Beton yang berkantor di sekitar kelurahan Mamboro, kota Palu, akibat masih berada di luar daerah (Jakarta dan Makasaar).

Padahal, dengan telah menghitung kurang lebih 15 hari setelah penandatanganan kontrak kerja, tentunya dibutuhkan peran strategis dari pelaksana proyek untuk segera menindaklanjuti dan percepatan pembangunan Huntap 2A, agar warga penyintas korban bencana 28 September 2018, bisa segera menempati Huntap dalam penantian 4 tahun lamanya.

Terlepas dari itu pula, wartawan SultengNews.com mencoba mendatangi Kepala BP2P Sulawesi II PUPR yang berkantor dan beralamat di sekitar jalan Sungai Surumana kelurahan Siranindi, kota Palu.

Kedatangan tersebut, untuk meminta kepada Kepala BP2P Sulawesi II Bakhtiar, agar mendesak kepala pelaksana proyek untuk segera melaksanakan tanggung jawabnya dalam memulai pembangunan Huntap 2A sesuai dengan peruntukkannya.

Hanya saja, Kepala BP2P Sulawesi II PUPR Bakhtiar saat ditemui dikantornya, tidak berada ditempat. Hal ini sesuai keterangan resmi dari security (keamanan), yang menjelaskan kalau Kepala Balai masih berada di luar daerah (Jakarta).

“Masih di luar daerah, belum tahu kapan balik ke Palu,” ungkap Rahmad security kantor BP2P Sulawesi II PUPR kepada SultengNews.com saat ditemui langsung dilokasi kantor BP2P, Jumat (5/8/2022) pagi.

“Kami juga tidak bisa memberikan nomor HP pak Kepala Balai,” sambungnya.

Saat dimintai keterangan, mengapa kantor BP2P Sulawesi II Kementerian PUPR tidak memiliki papan pengenal kantor dan tidak terpasang, Rahmad dengan singkat menjawab bahwa papan pengenal masih sementara dibuat.

“Masih dibuat, karena itu belum dipasang,” jelasnya.ZAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.