Kembali Terpilih Jadi Dekan FISIP Untad, Ini 5 Terobosan Muhammad Khairil

oleh -
Dekan Fisip, Prof.Dr. Muhammad Khairil,M.Si (kanan), Utusan Rektor Untad Dr.Iqbal,SE.,MM (tengah), Dosen Ilum Pemerintahan Fisip, Dr.Muhammad Nawawi,M.Si (kiri). IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Kembali terpilih menjadi Dekan Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Tadulako (Untad), Prof. Dr. Muhammad Khairil,M.Si akan melakukan lima terobosan baru untuk kemajuan Fisip di lingkungan Universitas Tadulako.

Adapun lima terebosan tersebut, yakni pertama, percepatan guru besar atau professor, kedua, penataan taman belajar bagi mahasiswa, ketiga reorientasi Fisip menuju kampus merdeka.

Kemudian, keempat, pengembangan riset dan publikasi pada jurnal nasional terakreditasi dan jurnal international bereputasi serta kelima, penataan kelembagaan mahasiswa dan pengembangan sarana minat dan bakat bagi mahasiswa khususnya sarana olahraga.

Khairil mengungkapkan, terpilihnya kembali dia sebagai Dekan Fisip Universitas Tadulako setelah Dr.Muhammad Nawawi dalam rapat senat menyatakan mundur dan hasil pemilihan ditetapkan secara musyawarah.

“Ada dua calon yang maju dalam pemilihan Dekan, Saya dan Dr. Muhammad Nawawi. Dalam rapat senat, Dr. Nawawi menyatakan diri Mundur dan hasil pemilihan ditetapkan secara musyawarah mufakat,”ungkap Prof.Dr.Muhammad Khairil,M.Si kepada Sultengnews.com, Senin (12/10/2020).

Dia menerangkan, dalam upaya meningkatkan proses pembelajaran mahasiswa di masa pandemi covid-19, dirinya akan melakukan tiga strategi dalam pelayanan terhadap mahasiswa.

“Penguatan pada layanan berbasis online termasuk perpustakaan berbasis website, penguatan prasana jaringan berbasis wifi, dan fasilitas paket data bagi mahasiswa,”terangnya.

Dia juga mengatakan, motivasi menjadi pemimpin akan memberikan ruang dalam pengambilan kebijakan dan keputusan untuk pengembangan terhadap layanan akademik di Universitas Tadulako.

“Motivasi saya tentu menjadi pimpinan akan memberikan ruang dalam pengambilan kebijakan dan keputusan.
Kebijakan yang kita ambil tentu akan berbasis pengembangan kualitas program studi sebagai lini terdepan dalam layanan akademik,”pungkasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *