Kekurangan Anggaran, Empat Dokter Umum RS Tombolotutu di PHK

oleh -
Inilah RSUD Raja Tombolotutu yang terletak di Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong. FOTO : IST

PARIMO, SULTENGNEWS.COM – Akibat kekurangan anggaran, empat orang dokter umum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Timbolotutu Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong mendapatkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

PHK tersebut berdasarkan, Surat Pemberitahuan nomor 800/05.45/RSUD/2020 pertanggal 28 Mei 2020 ditandatangani oleh Direktur RSUD Raja Tombolotutu.

Hal itu pun dibenarkan Direktur RSUD Raja Tombolotutu, dr. Rustam Mangga saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp.

“Memang benar ada pemberhentian kontrak 4 dokter umum d RS Raja Tombolotutu, kerena kekurangan anggaran RS,” kata Direktur RSUD Raja Tombolotutu, dr. Rustam Mangga saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp, Jum’at (29/05/2020).

Salah satu Dokter Umum RS Raja Tombolotutu, dr.Suryadi yang juga mendapatkan PHK tidak setuju, sebab tidak sesuai dengan perjanjian kontrak.

“Saya dikontrak di RS Raja Tombolotutu selama 1 tahun, tapi nyatanya tiba-tiba saya langsung dikirimkan surat pemberhentian kontrak tanpa ada penyampaian lisan atau pertemuan sebelumnya,” keluhnya.

Olehnya, dr.Suryadi dan ketiga rekannya dokter umum lainnya menuntut hak mereka sebagaimana yang tertuang dalam Undang-undang Ketenagakerjaan pasal 61 ayat 1.

“Sampai sekarang, kami belum mendapatkan hak jasa medis selama kami bertugas,” tegasnya.

“Saya tidak setuju karena saya masih punya 1 bulan sebelum selesai di RS Raja Tombolotutu. Saya dikontrak bekerja di RS Raja Tombolotutu selama 1 tahun, seharusnya berakhir bulan juni, tapi di putus kontrak bulan mei,” tandasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *