Kekerasan Seksual Terhadap Anak, Kadis P3A Kota Palu : Pelakunya Orang Terdekat

oleh -
Kepala Dinas P3A Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, saat ditemui di kantornya. FOTO : MIFTAHUL AFDAL

PALU, SULTENGNEWS.COM – Kekerasan seksual yang kerap terjadi terhadap anak menurut Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, pelakunya merupakan orang terdekat korban.

“Memang di Tahun 2020 dan 2019 kekerasan seksual yang terjadi terhadap anak itu pelakunya orang terdekat, bisa bapak tiri, bapak kandung, bisa kakek, kakak, om, dan tetangga, itu banyak terjadi,”kata Irmayanti Pettalolo saat ditemui di kantornya, Kamis (18/02/2021).

“Padahal, keluarga ini kita harapkan menjadi pelindung terhadap anak-anak,”sambungnya.

Irmayanti mengatakan, seringkali ditemui dalam kasus kekerasan terhadap anak, karena pengaruh dari minuman keras dan obat-obatan terlarang yang di konsumsi oleh pelaku.

“Pada umumnya pelaku kekerasan tindak kekerasan terhadap anak-anak ini di dorong akibat penggunaan obat-obatan dan minuman, karena kalau dalam pikiran waras tidak mungkin ada pemerkosaan, apalagi terjadi kepada anak kandung,”ucapnya.

Selain itu, menurutnya, jika seseorang yang taat beribadah, tentu saja, tidak akan melakukan tindaka tercela seperti itu.

“Kalau orang-orang yang sering sholat, sembahyang, pasti akan terhindar dari perbuatannya seperti itu,”terangnya.

Irmayanti menerangkan, pihaknya terus melakukan penguatan nilai-nilai keluarga, khususnya dari penerapan keagamaan. Dengan adanya pemahaman dan penerapan keagamaan, ia berharap dapat menghindarkan orang-orang dari konsumsi minuman keras dan obat-obat terlarang.

Irmayanti menjelaskan, dengan penguatan keluarga akan menjadi benteng utama dalam tindak kekerasan terhadap anak.

“Jadi penguatan Keluarga yang kami upayakan, karena keluarga menjadi wahana dan pertama membentuk karakter seorang anak,”jelasnya.

“Dan kita harap keluarga menjadi pelindung yang utama bagi anak-anak,”tandasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *