Kedai Simpang Tiga Tempat Nongkrong Kekinian di Parimo

oleh -
Kedai Simpang Tiga ditempat nongkrong kekinian di Kabupaten Parimo. FOTO : MIFTAHUL AFDAL

PARIMO, SULTENGNEWS.COM – Dewasa ini, tempat tongkrongan menjadi bagian yang tak tertinggalkan dalam kehidupan sehari-hari, tua maupun muda selalu mencari tempat-tempat yang sesuai selera mereka masing-masing.

Penempatan lokasi dan penataan tempat tongkrongan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Pun minuman dan varian makanan merupakan satu kesatuan yang utuh agar pengunjung bisa betah berlama-lama bahkan sesering mungkin untuk selalu mendatangi tempat tersebut.

Sekarang ada Kedai Simpang Tiga menjadi tempat nongkrong kekinian yang berlokasi di Desa Palasa, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo). Kedai ini berdekatan dengan tugu satu-satunya yang ada di Kecamatan Palasa. Jika anda melihat tugu, tengoklah kesekitar, maka anda akan dapati Kedai Simpang Tiga.

Kedai Simpang Tiga ini baru saja dibuka pada Februari 2021, bertempat di pelataran rumah mengakrabkan pengunjung dengan sejuknya udara. Bagi pengunjung yang memiliki hobi menyanyi, di Kedai Simpang Tiga juga tersedia lagu karaoke, bahkan setiap malam Minggu ditempat ini ada live music.

Owner Kedai Simpang Tiga, Rizal menyebut Kedai Simpang Tiga hadir untuk semua kalangan baik itu anak muda ataupun orang dewasa. Dan pastinya pengunjung akan betah berlama-lama di Kedai Simpang Tiga.

Penamaan Kedai Simpang Tiga ini, kata Rizal agar masyarakat di Kabupaten Parimo bisa mengenal lebih dekat dengan Tugu Simpang Tiga di Kecamatan Palasa.

“Nama Kedai Simpang Tiga supaya orang-orang bisa tau dengan Tugu di Simpang Tiga Palasa ini,”ucap Rizal saat ditemui di Kedai Simpang Tiga, Senin (22/03/2021).

Bagi penikmat kopi, Kedai Simpang Tiga menawarkan kopi-kopi yang rasanya begitu tak bisa terlupakan seperti Coffe Latte Art, Coffe Espreso, Coffe House Blend, dan Coffe Donggala, serta Coffe Bir.

Kedai Simpang Tiga memberikan harga yang ekonomis terhadap kelima kopi itu, Rizal mengungkapkan, karena hadirnya Kedai Simpang Tiga untuk semua kalangan, maka harganya pun terjangkau bagi semua kalangan juga.

“Karena untuk semua orang di bukanya ini kedai, jadi harganya juga murah,”ungkapnya.

Sementara itu, Barista Kedai Simpang Tiga, Putra mengatakan, Coffe Latte Art menjadi kopi andalan di Kedai Simpang Tiga ini.

“Latte Art, agak sulit pembuatannya karena racikannya harus digambar, tepatnya di atas foam perlu ada gambar dan itu tidak mudah, karena memakai teknik khusus,”kata Putra.

Di Kedai Simpang Tiga pun, kata dia memiliki Coffe Bir, namun  non alkohol, menurutnya Coffe Bir di Sulawesi Tengah (Sulteng) baru ada di Kota Palu dan di Kedai Simpang Tiga.

Putra menuturkan, Coffe Bir tidak bisa ditemukan ditempat lain, selain di salah satu Warkop di Kota Palu dan Kedai Simpang Tiga.

“Coffe Bir di Sulteng baru di Palu, rasanya identik dengan bir tapi non alkohol, bentuknya tetap warna hitam dan ada foam, untuk menimbulkan rasa seperti itu butuh resep tertentu,”terangnya.

Untuk minuman dingin, Putra menyebut, ada Coffe Osean Blue yang memiliki penampilan menarik, karena warna kuning dibawah dan biru di atas membedakan dari jenis kopi lainnya.

“Yang membuat Osean Blue ini beda dari yang lain itu penampilannya,”pungkasnya.

Di Kedai Simpang Tiga juga memiliki alvokat kocok yang laris diminati oleh masyarakat di Kecamatan Palasa, tak hanya itu, varian makanan seperti ayam bakar, mie yamin dan lainnya sungguh menggugah selera. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *