Kasus Utang Bupati Parimo Senilai Rp4,9 Miliar Belum Inkracht

oleh -
Kuasa Hukum Bupati Parimo, Samsurizal Tombolotutu, Syahrudin Aristal Dow, SH

PALU, SULTENGNEWS.COM – Kasus Pembayaran Utang Bupati Parigi Moutong (Parimo), Samsurizal Tombolotutu senilai 4,9 miliar rupanya belum inkracht alias belum berkekuatan hukum tetap, karena masih ada upaya hukum lanjutan yang diajukan pihak Bupati Parimo.

“Belum Inkracht, masih banding. Saya diundang mempelajari berkas banding yang akan dikirim ke Pengadilan Tinggi besok (Hari Ini),” ujar kuasa hukum Samsurizal Tombolotutu, Syahrudin Aristal Dow, SH via WhatsApp, Minggu (08/03/2020).

Dia menyatakan, pernyataan inkracht yang disampaikan mahasiswa parimo saat melakukan penggalang donasi untuk membayar utang bupati, itu keliru. Sebab, perkara tersebut baru 6 hari dan dia selaku kuasa hukun sudah nyatakan banding.

“Hakim menggunakan persangkaan dalam memutus perkara. Hal inilah dasar banding, karena harusnya persangkaan hakim itu lahir dari fakta persidangan,” tegasnya.

Dia menerangkan, yang menjadi soal adalah tidak ada fakta atau bukti yang muncul dalam persidangan tentang adanya perjanjian baik lisan maupun tulisan.

“Bukti surat mereka tidak ada perjanjian, saksi mereka tidak ada yang melihat pinjam meminjam. Terus hakim menggunakan persangkaan bahwa itu pinjam meminjam dan tak satupun dana itu diterima oleh Samsurizal Tombolotutu,” ujar Ethal sapaan akrab pengacara muda itu.

“Oleh karena itu, kami akan melakukan upaya banding dan kami menghargai putusan tingkat pertama. Akan tetapi, berdasarkan hukum, kalau ada yang banding maka putusan awal dianggap belum ada sampai adanya putusan pengadilan di atasnya,” tandasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *