Kapolda Sulteng Tidak Beri Ampun Anggota Terlibat Pengedaran Narkoba

oleh -

Kapolda Sulteng, Irjen Pol Drs Syafril Nursal,SH,MH saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawa di Mapolda Sulteng. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM –
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah Irjen Pol Drs Syafril Nursal,SH,MH menegaskan tidak akan beri ampun jika ada anggota oknum terlibat pengedaran narkoba.




“Saya akan pecat jika ada anggota saya yang terlibat atau bermain dalam peredaran gelap narkoba,”ujar Kapolda Sulteng, Irjen Pol Drs Syafril Nursal,SH,MH, dalam pemusnahan barang bukti narkotika, di kantor Direktorat Narokba Polda Sulteng, Selasa (3/3/2020).

Pemusnahan barang bukti disaksikan oleh perwakilan dari BNN Sulteng, Balai POM Palu, Kejaksaan Tinggi Sulteng dan Pengadilan Negeri Palu.

Barang bukti yang dimusnahkan yaitu jenis sabu sebanyak 887,85 gram, dimusnahkan dengan cara direbus dengan air dan untuk obat keras jenis Trihexyphenidyl (THD) sebanyak 2.700 butir dimusnahkan dengan cara diblender.




Dalam kesempatan itu,Kapolda Sulteng
Irjen Pol Drs Syafril Nursal,SH,MH, yang didampingi Dirresnarkoba Dodi Rahmawan, S.I.K., M.H dan Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto,SIK.

Kapolda Sulteng, Irjen Pol Drs Syafril Nursal,SH,MH, menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan hasil dari penegakkan hukum selama bulan Januari dan pebruari 2020.

“Barang bukti sabu yang dimusnahkan adalah barang bukti yang disita dari tersangka DI, pada tanggal 11 Pebruari 2020 di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu dan perkaranya masih dalam proses penyidikan dan untuk pil THD disita dari tersangka H pada tanggal 23 Januari 2020 di Kelurahan Buluri Palu yang perkara juga masih dalam proses penyidikan” jelas Syafril




Syafril juga menghimbau, agar masyarakat turut berperan dalam mencegah maupun memberantas peredaran narkoba di wilayah Sulteng.

“Bukan hanya jajaran Direktorat Narkoba dan BNN sulteng saja yang mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba tapi Kita harus memberantas bersama”tutupnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *