Kapolda Sedih Adanya Stigma Seolah – Olah Kondisi Poso Dipelihara

oleh -
Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Drs. Abdul Rakhman Baso, SH. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng), Irjen Pol Drs. Abdul Rakhman Baso, SH menyampaikan bahwa dari segi keamanan, secara umum Sulteng dalam kondisi yang kondusif.

Terkait dengan kondisi di Kabupaten Poso, Kapolda menyampaikan dari 13 Kecamatan, hanya 5 kecamatan saja yang masih terus terjadi aksi teror dilakukan kelompok sipil bersenjata di Poso.

Kapolda menyampaikan, permasalahan yang terjadi di Poso bukanlah permasalahan SARA atau Agama, tetapi murni karena faktor Idiologi, sehingga untuk menumpas kelompok sipil bersenjata di Poso saat ini dibentuk Operasi Madago Raya.

Olehnya, Kapolda merasa sedih dengan adanya stigma dimasyarakat seolah – olah kondisi di Poso di Pelihara.

“Saya tegaskan, saya sebentar lagi akan pensiun. Tidak ada unsur pembiaran disana (Poso). Tolong stigma ini, agar dihentikan,” ujar Kapolda dengan meneteskan air mata.

Sementara Danrem 132 Tadulako, Brigjen TNI Farid Makruf meyampaikan, kondisi teritorial Sulawesi Tengah masih kondusif.

Danrem menyampaikan, sebagai Satgas rehab dan rekon dampak bencana Sulawesi Tengah, dirinya sangat bersyukur karena gubernur turun langsung untuk mempercepat pemulihan dampak bencana Sulawesi Tengah.

“Pemerintah harus segera menyediakan lahan untuk lokasi pembangunan Huntap, serta melakukan validasi data dampak bencana, sehingga dapat segera ditangani pemerintah daerah,” ujar Danrem.

Selanjutnya, Kajati Sulawesi Tengah Jacob Hendrik Pattipeilohy,SH,MH, menyampaikan, akan memberikan dukungan tehadap percepatan untuk berinvestasi di Sulawesi Tengah.

Kajati sangat sependapatan dengan pemikiran gubernur bahwa ketersediaan anggaran, sangat mempengaruhi suksesnya pelaksanaan pembangunan di daerah ini.

Sedangkan Ketua DPRD Sulteng, Nilam Sari Lawira menyampaikan bahwa pihaknya sudah banyak menerima masukan tentang percepatan penanganan di Kabupaten Poso, tetapi dari segi fiskal saat ini belum memadai.

“Mudah – mudahan melalui APBD-P, bisa dialokasikan anggarannya,” ujar ketua DPRD Sulteng.

Selanjutnya, Ketua DPRD menyampaikan agar singkronisasi RPJMD dapat segera dilakukan supaya rencana pembangunan yang akan dilakukan pemerintah daerah senantiasa bersinergi. Begitu juga dengan dengan penanganan bencana, agar segera diselesaikan perubahan RT/RW.

Diakhir pertemuan, gubernur menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan semua pihak untuk bersama membangun Sulteng.

“Saya hanya memiliki mimpi – mimpi untuk membangun Sulawesi Tengah. Mari kita wujudkan bersama mimpi tersebut, menjadi kenyataan,” pinta gubernur. FUL/*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.