Kadisnkes Palu Sebut Setelah Tenaga Medis Penyuntikan Vaksin ke TNI dan Polri

oleh -
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, dr Huzaema MM. FOTO : Rian Afdal/Kumparan

PALU, SULTENGNEWS.COM – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Palu,dr Huzaema MM menyebut setelah penyuntikan vaksin covid-19 ke sejumlah tenaga medis, penyuntikan vaksin covid-19 akan dilanjutkan ke TNI dan Polri.

“Kedua TNI/Polri, sebagai penegak hukum, penegak ketertiban itu juga perlu, setelah itu baru pemerintah dan masyarakat,”ujar dr Huzaema MM saat ditemui sultengnews di kantor DPRD Kota Palu, Rabu (06/01/2021).

Huzaema mengatakan, bagi masyarakat yang pernah terkonfirmasi positif covid-19, tidak perlu lagi di suntik vaksin covid-19 dari sinovac.

“Yang pernah terkonfirmasi positif dan sudah dinyatakan sembuh, saya kira tidak perlu lagi di suntik vaksin,”katanya.

Menurut dia, saat ini dari jumlah 22.116 orang tenaga medis yang terdata di Sulawesi Tengah (Sulteng), untuk Kota Palu belum diketahui berapa tenaga medis yang akan mendapatkan vaksin tahap pertama itu.

“Kalau yang di kota palu belum diketahui, tapi¬† saya pikir kalau yang dari negeri sekitar 2000 saja, seperti, Rumah Sakit Undata, Madani, Anutapura. Kemudian, 14 Puskesmas,”ucapnya.

Huzaema menjelaskan, untuk pelaksanaan penyuntikan, pihaknya masih menunggu instruksi dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng. Sebab, saat ini masih dalam tahap pendataan tenaga medis di Kota Palu.

“Kita menunggu informasi dari provinsi, rencananya tanggal 14 Januari, tapi ini baru dihitung berapa untuk palu, berapa untuk kabupaten lain,”jelasnya.

Selanjutnya, Huzaema mengungkapkan, dari 11.000 vaksin yang telah tiba di Kota Palu, baru sebagian tenaga kesehatan yang akan dilakukan penyuntikan.

“Mengcover tenaga medis itu kan harus 22.116 orang tenaga medis di Sulawesi Tengah, berati baru setengah dari tenaga medis, nanti dinas kesehatan yang validasi siapa saja yang akan disuntik vaksin,”tandasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *