Kadis Pariwisata : Masyarakat Cuek Terhadap Covid-19

oleh -
Kepala Dinas Pariwisata Kota Palu Nawab Kursaid, S.sos, MM / Ket foto : ADHY RIFALDI / SN

PALU, SULTENGNEWS.COM – Kepala Dinas Parawisata Kota Palu, Nawab Kursaid, S.sos, MM memberikan tanggapannya terkait kasus Covid-19 dari sektor pariwisata di Kota Palu.

Nawab menyampaikan bahwa Covid-19 sangat mempengaruhi semua sektor tidak hanya dari segi pariwisata saja. Ini disampaikan ketika ditemui oleh Sultengnews.com di Grand Wisata Hotel, Selasa (06/9/2020).

“Sebenarnya bicara soal Covid-19 ini, semua sektor mempengaruhi,” ujar Nawab.

Menurutnya, pada umumnya masyarakat cukup cuek tapi sebagian pun ada memikirkan control shift atau berkaitan dengan protokol kesehatan.

Dinas Pariwisata pun dalam kunjungan destinasi wisata tetap mengedepankan himbauan berkaitan dengan protokol kesehatan.

“Kami dari Dinas Pariwisata setiap destinasi kunjungan wisata, kami tetap menghimbau berkaitan dengan protokol kesehatan. Ini sangat sederhana karena kalau bukan diri kita sendiri maka akan berdampak pada orang lain,” ucapnya.

Kadis Pariwisata pun menyampaikan bahwa dirinya sudah tergabung dalam tim Yustisi yakni penegakan hukum berkaitan dengan Covid-19 untuk turun ke tempat-tempat keramaian seperti taman kota, cafe dan tempat keramaian lainnya, dengan memberikan edukasi dan serta menyampaikan kepada tiap pelaku usaha untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Adapun sanksi yang diberikan seperti sanksi sosial, tapi tidak hanya dari pelaku usaha saja namun perorangan.

“Sanksi yang diberikan jelas sanksi sosial, bukan hanya sanksi terhadap pelaku usaha, tapi perorangan pun pasti kena. Jika pelaku usaha sampai mendapat sanksi, terakhir pasti akan langsung di tutup sementara dan saya berharap pelaku usaha ini bisa menjalin kerja sama pemerintah setempat agar kita semua bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini,” tegas Nawab.

Nawab berharap, Covid-19 ini bisa perlahan menghilang dan pihak pemerintah Kota Palu yang sudah terganggu dalam tim selalu bekerja keras untuk kesehatan masyarakat di wilayah Kota Palu. RDL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *