Kadinkes Sulteng Sebut Pasien Yang Diisolasi di Undata Baru PDP

oleh -
Kadis Kesehatan Sulteng, dr. Reny A. Lamadjido saat konfrensi pers di ruang kerjanya Dinas Kesehatan Sulteng, Minggu (15/3/2020). FOTO : MAHFUL

PALU, SULTENGNEWS.COM – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sulteng, dr Reny A. Lamadjido menyebutkan bahwa pasien yang saat ini sedang dirawat di ruang isolasi RS Undata adalah pasien dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) alias belum suspek corona.

“Protokoler kita dikesehatan, kalau pasien sudah demam mereka curigai, sehingga mereka dirujuk ke rumah sakit rujukan yaitu rumah sakit undata dan anutapura untuk di Kota Palu,” ujar dr. Reny A. Lamadjido saat konfrensi pers di ruang kerjanya, Minggu (15/3/2020).

Dia mengatakan, dua pasien yang saat ini sedang dirawat di ruang isolasi undata, merupakan pasien rujukan dari Rumah Sakit Bala Keselamatan (BK) dan Rumah Sakit Budi Agung.

“Saya sudah kontak dirut undata tadi, dan saya minta dua pasien agar diurus dengan baik. Mudah – mudahan tidak virus corona. Kita doakan Sulteng tidak ada virus corona, sudah cukuplah kita bencana 28 September lalu,” ujarnya.

Menurut dr. Reny, dua pasien itu adalah perempuan yang semuanya sempat ke Jakarta. Satu pasien berumur 16 tahun atau usia pelajar dan satu lagi berumur 62 tahun. Keduanya, tidak ada hubungan keluarga.

Pasien yang dirawat pertama, memamg ke Jakarta dalam rangka untuk berobat. Setelah membaik, lalu balik ke Palu.

“Namun beberapa hari di Palu mengalami demam, lalu keluarga membawanya berobat ke rumah sakit dalam keadaan demam,” jelas dr. Reny.

Dikatakan, untuk menginformasikan penanganan pasien, pihak RS Undata setiap harinya akan melakukan konferensi pers oleh dokter yang merawat. Dua pasien itu, akan terus dilakukan penanganan hingga sembuh.

“Jadi, tidak semua yang masuk undata itu corona. Kita ini orang kesehatan harus senantiasa melakukan upaya antisipasi,” terangnya.

Dia menghimbau kepada masyarakat agar melapor setiap kali pulang dari luar daerah Sulteng, sehingga bisa dilakukan pemeriksaan untuk memastikan kesehatannya.

“Tidak usah malu mengakui dari luar kota. Kalau bisa, tidak usah ke luar daerah yang pandemik corona,” pintanya.

Sebelumnya, dua warga Palu dilarikan ke RS Undata dan dirawat di ruang isolasi karena dicurigai terjangkit virus corona. FUL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *