Jurnalis Sultengnews Laporkan Kasus Pemukulan Oknum Polisi Ke Ombudsman

oleh -
Alsih Marselina Bersama Aji dan IJTI Kembali Melaporkan Kasi Kekerasan Jurnalis Ke OMBUDSMAN RI Sulteng / Ket Foto : ADHY RIFALDY

PALU, SULTENGNEWS.COM – Kasus kekerasan oknum polisi pada aksi demo Omnibus Law didepan Kantor DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng) terhadap Jurnalis perempuan Alsih Marselina terus berlanjut.

Alsih Marselina yang didampingi oleh Sekretaris Asosiasi Jurnalis Indonesia (AJI) Yardin Hasan, dan Hery Susanto selaku Sekretaris Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) melaporkan kembali kasus kekerasan yang dialami Alsi Marselina ke Ombudsman Perwakilan Sulteng, bertempat kantor Ombudsman di Kota Palu, Selasa (10/11/20).

“Karena ini sudah sebulan, sehingga kami datang ke Ombudsman untuk agar bisa mempertanyakan kasus ini apa yang menjadi masalahnya sehingga kasus kasus ini berlarut-larut tidak kunjung selesai,”ungkap Sekretaris Aji.

Upaya yang dilakukan oleh Alsih Marselina untuk mendapat keadilan tak kunjung menunjukkan titik terang maka AJI dan IJTI pun meminta Omnibudsman untuk membantu dalam kasus yang sedang berjalan ini.

Laporan ini langsung diterima secara baik oleh Asisten Omnibudsman yakni Todo Karmal dan membeirkan memberikan beberapa pertanyaan, bukti dan kronologi kejadian terhadap Alsih Marselina.

Langkah selanjutnya dari laporan yang telah diterima Omnibudsman mencoba untuk memferivikasi laporan mulai dari bukti-bukti laporan seperti hasil visum, kronologi laporan ke polisiaan,dll dan setelah itu dirapat kembali untuk menindaklajutkan kasus tersebut.

Tak hanya itu, Ketua Omnibudsman, Sofyan Farid Lemba menambahkan, dari kasus ini pihaknya akan mengirimi surat kepolisiaan untuk mengetahui perkembangan dari kasus Alsih Marselina tersebut.

“Kami Omnibudsman akan menyurat kepolisian untuk mempertanyakan kasus ini sudah sejauh mana karena Omnibudsman sudah menjadi tugasnya untuk melakukan pengawasan terhadap kasus yang seperti itu ketika kami sudah menerima laporannya ,”tandasnya. RDL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *