Jumlah Penanganan Kasus Pasien Covid-19 di RSAP Mulai Melandai

oleh -
Direktur Rumah Sakit Anutapura Palu (RSAP), dr. Maria Rosa Da Lima Rupa. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Penanganan dan perawatan kasus pasien covid-19 di Rumah Sakit Anutapura Palu (RSAP) hingga tanggal 17 Maret 2022, mulai menunjukkan penurunan angka kasus penanganan dan perawatan bagi pasien covid-19 dengan gejala varian Omicron.

Direktur RSAP dr. Maria Rosa Da Lima Rupa, menyebutkan, saat ini pasien covid-19 yang tengah ditangani dan dirawat di Rumah Sakit Anutapura Palu (RSAP) menyisakan 45 pasien saja, setelah sebelumnya dua minggu lalu berkisar diantara 75-80 pasien yang ditangani dan di rawat.

Dengan penurunan jumlah angka kasus pasien covid-19 varian Omicron yang ditangani dan dirawat, tentunya hal ini sangat menggembirakan karena angka kasus dalam penanganan dan perawatan mulai memperlihatkan penurunan atau telah melandai.

“Pasien covid-19 sebetulnya sudah mulai melandai, yang dulu kami hampir full semua ruangan covid-19 dipakai untuk pasien covid-19,” kata dr. Maria Rosa kepada SultengNews.com saat ditemui di ruangannya, Kamis (17/3/2022) pagi.

“Jumlah update terbaru hari ini, pukul 09.30 Wita pagi, data yang diberikan kepada saya, total pasien tinggal 45 orang dari dua minggu sebelumnya berkisar antara 75-80 pasien yang ditangani dan dirawat,” sambung dr. Maria Rosa.

Memang lanjut dia, dalam penanganan kasus pasien covid-19 omicron saat ini, di rumah sakit sendiri ada pasien covid-19 yang meninggal saat dalam penanganan dan perawatan, namun lebih kepada pasien yang memiliki penyakit kormobit atau gagal ginjal.

Dia menambahkan, untuk Rumah Sakit Anutapura Palu (RSAP) dalam mengantisipasi penanganan kasus pasien covid-19, telah menyediakan 7 ruangan khusus penanganan pasien covid-19, dengan jumlah ketersediaan Tempat Tidur (TT) atau bed sebanyak 120 buah.

“Ada 7 ruangan covid-19 yang kita sediakan, sementara ada 120 tempat tidur yang kita sediakan. Kalau dulu rata-rata di ruangan hampir full tetapi sekarang tinggal sedikit,” ungkapnya.

“Sejak merebaknya kasus omicron, pasien yang ditangani adalah pasein covid-19 dengan varian omicron,” ujarnya.

Kemudian, meskipun di Rumah Sakit Anutapura Palu (RSAP) mulai memperlihatkan penurunan angka kasus dalam penanganan dan perawatan, namun, masyarakat kota Palu dihimbau untuk tetap dan tidak lengah dengan terus menaati protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah.

“Protokol kesehatan yang disampaikan oleh pemerintah itu harus dilakukan terus. Sebetulnya, sesuai dengan aturan Kemenkes RI pusat, apabila orang berusia dibawah 40 tahun dan gejalanya tidak terlalu berat (flu, influenza, biasa), dianjurkan untuk isolasi mandiri, tidak perlu ke rumah sakit. Akan tetapi kalau sampai terjadi sesuatu secara klinis agak berat, misalnya pasiennya kurang makan, cairannya berkurang atau sering muntah, atau kelewat sakit kepalanya dan membutuhkan penanganan dokter, silahkan masuk. Kami akan tempatkan sesuai dengan peruntukkan di ruangannya,” tegas dr. Maria Rosa.ZAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.