Jembatan IV Palu Tetap Dibangun Tahun Ini

oleh -
Sekretaris Camat Palu Barat, Moh. Iqbal. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Pasca bencana alam gempa dan tsunami 28 September 2018 lalu, bangunan jembatan IV Palu Ponulele hancur dan sudah tidak berfungsi lagi sampai sekarang. Namun, sesuai dengan keterangan resmi dari Pemerintah Kecamatan Palu Barat, untuk pembangunan jembatan IV Palu Ponulele tetap akan dibangun pada tahun ini.

Sekretaris Camat Palu Barat Moh. Iqbal, saat mewakili Camat Palu Barat dalam mengikuti pembahasan rencana pembangunan jembatan IV Palu Ponulele kembali, membenarkan, pada tahun ini tetap akan dibangun kembali jembatan tersebut.

Hanya saja, untuk kepastian dalam mulai pembangunan jembatan IV Palu Ponulele sendiri, hingga saat ini masih dalam proses penyelesaian segala hal yang berkaitan dengan pembersihan-pembersihan di area lokasi serta penyelesaian permasalahan ganti rugi kepemilihan lahan atau disebut dengan penggantian kompensasi.

“Insya Allah tetap dibangun ulang,” kata Moh. Iqbal kepada SultengNews.com, Rabu (16/3/2022).

“Kebetulan saya yang menghadiri pertemuan dengan sejumlah OPD terkait termasuk dari Balai Jalan, sekitar dua minggu lalu. Intinya, tetap akan dibangun dengan pengecualian membersihkan seluruh area tersebut sekaligus dengan menyelesaikan pembayaran kompensasi lahan milik warga setempat,” sambung dia.

Untuk tugas dan tanggung jawab wilayah kecamatan, kata Moh. Iqbal, lebih kepada himbauan kepada warga di sekitar rencana pembangunan jembatan untuk tidak lagi menempati dan tinggal di lokasi rencana pembangunan jembatan yang sudah ditentukan oleh pemerintah.

“Kalau kami sebagai pemilik wilayah hanya memiliki tugas untuk menyampaikan atau menghimbau warga, agar mulai dari sekarang sudah tidak lagi menempati tempat lahan tadi,” sebutnya.

“Meskipun demikian, kita juga menginginkan agar permasalahan kompensasi untuk segera diselesaikan pembayarannya. Sehingga masyarakat sekitar sudah tidak mempermasalahkan lagi dan bersedia untuk pindah. Karena sesuai dengan informasi yang saya terima, memang masih ada sebagai dari lahan warga yang belum di bayar kompensasinya. Tetapi Insya Allah tetap dibayar sama pemerintah, tinggal menunggu waktu saja,” katanya menambahkan.

Dia tegaskan, dengan rencana mulai melakukan pembersihan atas sisa-sisa material bangunan jembatan, pondasi jalan, serta asset dan utilitas (sarana penunjang dalam pelayanan lingkungan atau kawasan), hal ini tentu bisa dibenarkan kalau pemerintah kota Palu serius, terus berupaya dan berusaha semaksimal mungkin agar pembangunan jembatan IV Palu bisa berdiri kembali.

“Insya Allah sesuai dengan informasi, rencana awal bulan April sudah mulai pembersihan di area lokasi, oleh dinas atau OPD yang sudah diberikan tanggung jawab masing-masing untuk melakukan pembersihan. Misalnya dengan mengangkut sisa-sisa material jembatan, bongkahan pondasi jalan, penebangan pohon dan sebagainya. Itu mulai action awal bulan April sampai berjalan seterusnya termasuk dengan pembangunan jembatan nantinya,” kata dia.

“Upaya-upaya ini tentu Pemerintah Kota Palu serius untuk bisa kembali membangun jembatan IV Palu sebagai ikon kota Palu. Untuk nama jembatan saya belum bisa sampaikan karena belum ada kesepakatan sebelumnya dari pertemuan, nama yang melekat di jembatan yang akan dibangun oleh JICA tadi,” tegas Moh. Iqbal.ZAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.