Inspektorat Parimo Akan Tindaklanjuti Dugaan Penyalahgunaan DD di Palasa Lambori

oleh -

PARIMO, SULTENGNEWS.COM – Inspektorat Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) berencana menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) di Desa Palasa Lambori, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parimo, yang masuk dalam Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) sebesar Rp 179 juta.

Pasalnya, DD Palasa Lambori yang terpotong akibat dari laporan realisasi Tahun 2018 dan Tahun 2019 masih terdapat SILPA sebesar Rp 179 juta, sehingga DD tahap tiga sejumlah Rp 238 juta terpotong dengan besaran sebanyak Rp 179 juta. Sehingga, menyisahkan DD Rp 59 juta yang langsung masuk di rekening desa, yang hanya akan dibayarkan gaji kader kesehatan, pemberdayaan, posyandu dan lainnya.

Akibatnya, sebanyak 197 orang penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Palasa Lambori tidak mendapatkan haknya pada penerimaan BLT tahap tiga di Oktober, November, dan Desember 2020.

Inspektur Inspektorat Parimo, Adrudin Nur mengungkapkan, jika benar adanya masalah seperti itu pihaknya akan kembali melakukan pengecekan untuk mencari tahu sumber permasalahannya.

“Kalau memang ada masalah seperti itu, nanti akan dicari tahu dulu masalahnya seperti apa,”ujar Adrudin Nur saat ditemui sultengnews di kantor Inspektorat Parimo, Selasa (09/03/2021).

Menanggapi hal ini, Adrudin menyatakan, pihaknya akan bergerak bersama Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menangani masalah tersebut.

“Sama-sama kita dengan APH. Kalau memang dia (Kepala Desa) badengar (mendengar) bagus, yang susah ini yang bapongo (tidak mendengar),”ungkapnya.

Terlebih dahulu, Adrudin akan melakukan kordinasi kepada Tim Inspektorat. Sebab, Adrudin baru saja diangkat menjadi Inspektur Inspektorat Parimo sekira dua minggu lalu.

“Saya mau kordinasi dulu dengan tim, karena saya baru seminggu disini,”terangnya.

Secara tegas, Adrudin menyebut, jika memang ada dugaan penyalahgunaan DD di Desa Palasa Lambori, maka Inspektorat Parimo akan menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan DD di Palasa Lambori.

“Jika memang ada temuan seperti itu akan kami tindaklanjuti,”tandasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *