Inilah Tiga Poin Perintah KPU Sulteng ke KPU Banggai Terkait Menangnya Herwin Yatim – Mustar Labolo

oleh -
Ketua KPU Sulteng, Tanwir Lamaming. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Pasca putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) di Makassar dengan nomor 2/G/Pilkada/2020/PTTUN.Mks yang memenangkan pasangan Herwin Yatim – Mustar Labolo pada Senin (19/10/2020) lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banggai mengirimkan surat konsultasi kepada KPU Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Surat KPU Banggai dengan nomor 367/PL.02-SD/7201/KPU-Kab/X/2020 tertanggal 19 Oktober 2020 itu, berisi perihal permohonan konsultasi terhadap putusan PT TUN Makassar Nomor 2/G/Pilkada/2020/PTTUN.Mks yang memenangkan pasangan Herwin Yatim – Mustar Labolo.

Inilah surat KPU Sulteng ke KPU Banggai. FOTO : IST

Terkait dengan surat konsultasi KPU Banggai ini, KPU Sulteng memberikan tiga pon penelasan yakni ; Pertama, Bahwa berdasarkan pasal 154 ayat (11) Undang – Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota bahwa “KPU Provinsi dan /atau KPU Kabupaten/Kota wajib menindaklanjuti Putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (6) atau putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia sebagaimana dimaksud ayat (9) adalah jangka waktu paling lama 7 hari.

Kedua, Bahwa berdasarkan pasal 154 ayat (12) Undang – Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota bahwa “KPU Provinsi dan atau KPU Kabupaten/Kota wajib menindaklanjuti putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara atau putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia mengenai putusan tentang penetapan pasangan atau calon peserta pemilihan sepanjang tidak melewati tahapan paling lambat 30 hari sebelum hari pemungutan suara.

Tiga, berkenaan dengan penjelasan sebagaimana angka 1 sampai 2 di atas, kepada KPU Kabupaten Banggai diminta untuk segera menindaklanjuti putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Makassar Nomor 2/G/Pilkada/2020/PTTUN.Mks dalam jangka waktu paling lama 7 hari setelah putusan tersebut.

Dengan merujuk surat KPU Provinsi ini, maka 7 hari batas KPU Banggai untuk segera menindaklanjuti putusan PT TUN Makassar itu yakni jatuh pada Minggu tanggal 25 Oktober 2020. Jika KPU Banggai tidak menindaklanjutinya setelah tanggal 25 Oktober itu, maka KPU Banggai bisa dianggap lalau dan tidak mengikuti perintah undang – undang  Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota.

Surat KPU Sulteng ke KPU Banggai ini, diperoleh redaksi sultengnews.com dari postingan salah satu pengacara pasangan Herwin Yatim – Mustar Labolo, Amerullah diakun sosial media facebook yang diposting pada Rabu 21 Oktober 2020.

Ketua KPU Sulteng, Tanwir Lamaming yang dikonfirmasi terkait kebanaran surat KPU Sulteng ke KPU Banggai tersebut, mengakui bahwa surat tersebut benar dikeluarkan oleh KPU Provinsi Sulteng.

“Betul surat ini kami yang keluarkan berdasarkan surat dari teman – teman KPU Banggai. Saya kira jelas isi suratnya meminta kepada KPU Banggai untuk segera menindaklanjuti putusan PT TUN Makassar,” tulis Tanwir Lamaming menjawab pesan dari redaksi media ini. FUL

  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *