Inilah Poin – Poin Masukkan Ketua DPRD Sulteng Untuk Penanganan Covid-19

oleh -
Ketua DPRD Sulteng, Dr.Hj. Nilam Sari Lawira saat berbincang dengan Gubernur Sulteng, H. Rusdy Mastura. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Dengan melihat situasi pandemi covid-19 yang semakin menghawatirkan, Ketua DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng), Dr.Hj, Nilam Sari Lawira, SP,MP., menyampaikan enam poin penting yang harus dilakukan saat ini.

“Seluruh Puskesmas harus jadi ujung tombak atau garda terdepan dalam penanggulangan covid-19. Sebab saat ini laporan yang masuk menyebutkan bahwa kapasitas rumah sakit pemerintah yang ada sudah mulai penuh,”ujar Hj.Nilam Sari Lawira kepada sultengnews, Jumat (29/07/2021).

Politisi Partai Nasdem itu juga menginginkan seluruh stakeholder melakukan pendataan kepada masyarakat yang sedang Isolasi Mandiri (Isoman) untuk dapat diberikan bantuan.

“Meminta stakeholder terkait untuk Mendata masyarakat yang melakukan isoman dan memberikan treatment bantuan obat-obatan, vitamin, APD (Alat Pelindung Diri) , dll, serta petunjuk tekhnis bagi anggota keluarga yang lain agar tidak tertular covid-19,” ucapnya.

Bahkan, Hj. Nilam Sari Lawira, meminta gubernur memerintahkan jajarannya melakukan tracking untuk mengetahui data real bukan berdasarkan data dari pelaporan orang yang sudah terkonfirmasi.

“Harus segera dipastikan bahwa tempt penampungan isoman sudah dilengkapi dengan peralatan medis yang memadaimemadai,”Kata Ketua Dewan Pakar DPW Nasdem Sulteng tersebut.

Lebih jauh, Hj. Nilam Sari Lawira mengatakan sosialisasi PPKM level 4 di kota alu dan Morowali Utara ke masyarakat harus lebih masif agar masyarakat benar-benar paham apa yang tidak boleh dilakukan selama masa pemberlakuan PPKM, seperti pesta yang mengundang banyak orang, pengajian/ibadah di rumah dengan banyak orang.

Gubernur Sulteng harus mendesak PT.IMIP bisa menyumbang oksigen seperti yang sudah dilakukan di Jakarta.Kata Hj.Nilam Sari Lawira, Hal itu sebagai bentuk tanggung jawab sosial.

“Kan ironis, perusahaan IMIP bisa membagikan oksigen di daerah lain sedangka. di Sulteng yang notabene tempat usahanya tidak diberikan bantuan oksigen padahal rumah sakit sudah mulai krisis oksigen dan obat-obatan,” tandasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.