Inilah Informasi Terkini Warga Jatuh di Depan DPRD Sulteng

oleh -
Wakil Direktur SR Undata, dr. Amsyar Praja. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Kabar terbaru warga yang jatuh secara tiba – tiba di depan Gedung DPRD Sulteng, Selasa (31/3/2020) siang pukul 12.30, kini sudah mulai membaik dan masih di rawat di Rumah Sakit (RS) Undata.

“Setelah di evaluasi di rumah sakit diperiksa semua, dia tidak mengalami gejala covid 19. Jadi dia bukan pasien covid ya,” ujar Wakil Direktur RS Undata, dr. Amsyar Praja saat dikonfirmasi sultengnews.com pada Rabu (1/4/2020).

Dikatakan, sejak masuk hingga saat ini warga yang jatuh di depan Kantor DPRD Sulteng itu, di rawat di ruangan pasien umum.

“Saat ini, dia masih di rawat di ruang perawatan pasien umum,” jelas dr. Amsyar Praja.

Saat ditanya identitas dan alamat pasien yang jatuh di depan DPRD Sulteng itu, dr. Amsyar mengaku belum mendapatkan laporan rinci soal identitas dan alamat warga itu.

“Mohon maaf saya tidak tau identitas dan alamatnya, karena belum ada juga laporan rincinya ke saya,” ujarnya.

Wadir RS Undata ini kembali menegaskan bahwa warga yang jatuh secara tiba – tiba di depan Kantor DPRD Sulteng itu, bukanlah pasien corona.

“Saya tegaskan lagi ya, dia bukan pasien covid. Tatapi sakit biasa,” tandasnya.

Sementara itu, salah seorang perawat di Undata yang meminta namanya tidak ditulis mengatakan, pasien yang jatuh di depan Kantor DPRD Sulteng itu, tinggal di Jalan Kimaja lorong bakso.

“Sering memang dia itu jalan – jalan, kadang juga diberikan orang makanan. Biasanya orang memanggil dia dengan nama daeng,” jelas perawat yang enggan ditulis namanya itu.

Sebelumnya diberitakan, seorang warga yang belum diketahui identitasnya, tiba – tiba tumbang di tengah jalan di depan Kantor DPRD Sulteng, siang tadi sekira pukul 12.30 wita.

Orang yang melintas dan melihat kejadian itu, tidak ada yang berani mendekat apalagi mengangkatnya, karena lagi mewabahnya virus corona yang sudah sampai juga di Sulteng.

Warga malang itu, akhirnya ditolong Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sulteng dan mengangkatnya ke mobil pick up yang melintas dan membawanya ke RS Bayangkara Palu. Namun karena di RS Bayangkara belum ada fasilitas memadai, sehingga warga yang jatuh itu dilarikan ke Rumah Sakit Undata, karena khawatir yang bersangkutan terjangkit virus vorona. FUL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *