Ini Tanggapan DPRD Palu Terkait Usulan Aset Ditukar Dengan Dua Kelurahan di Palu

oleh -
Wakil Ketua II DPRD Kota Palu, Rizal, S.Pd.I, M.Pd.I dalam sebuah kesempatan di Gedung DPRD Kota Palu. FOTO : METRO SULAWESI

PALU, SULTENGNEWS.COM – Usulan Bupati Donggala Kasman Lassa agar aset Pemda Donggala di Palu ditukar dengan dua kelurahan di Palu, mendapat tanggapan dari DPRD Kota Palu.

Adalah Wakil Ketua DPRD Kota Palu, Rizal S.Pd.I, M.Pd. I yang memberikan tanggapannya terkait usulan Bupati Donggala itu.

Ditemui sultengnews.com di Gedung DPRD Kota Palu, Rizal secara tegas mengatakan sangat tidak setuju dengan usulan Bupati Donggala itu.

“Jelas saya sangat tidak setuju. Kalau saya, mending Pemerintah Kota beli saja asetnya itu,” tegas Rizal saat ditemui, Senin (21/9/2020)

Rizal mengungkapkan, dirinya menolak usulan tukar guling itu karena adanya aturan undang-undangan terkait aset kota yang sedang mekar tidak harus langsung mengusulkan penukaran aset-aset tersebut dan membutuhkan waktu yang panjang untuk dibahas

“Saya pernah konsultasi dengan Kementrian Dalam Negeri terkait aset-aset tersebut. Beliau meminta untuk melihat pada saat pemekaran adanya aturan pemekaran di undang-undang terkait kota madya. Dalam aturannya wilayah yang mekar, kemudian aset-aset diserahkan itu kepada yang dimekarkan,” jelasnya.

Dia menambahkan, ini bukan soal butuh atau tidak butuh serta bukan hanya butuh juga waktu yang panjang tetapi butuh pemikiran yang dalam. Pihak pemerintah Kota Palu juga harus memikirkan plus minusnya dan aset-aset penting di Watusampu dan Buluri.

Rizal berharap, Pemerintah Kota Palu tidak merespon usulan tersebut dan perlu melibatkan DPRD dalam membahas pertukan dua kelurahan seperti yang diusulkan oleh Bupati Donggala itu.

“Harapannya, agar Pemkot tidak merespon dan perlu melibatkan DPRD dalam hal membicarakan terkait permasalahan ini,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Donggala Kasman Lassa bersedia melepaskan semua aset Pemda Donggala di Palu dengan syarat ditukar dengan dua kelurahan di Palu yakni Kelurahan Watusampu dan Kelurahan Buluri.

Hal itu disampaikan Wali Kota Palu, Drs. Hidayat, M.Si usai mengikuti rapat koordinasi masalah aset di Kantor Gubernur Sulteng, Rabu (16/9/20) lalu. SIL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *