Ini Materi Debat Kedua Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sulteng

oleh -
Komisioner KPU Sulteng Bidang Sosialisasi, Partisipasi, Masyarakat dan SDM, Sahran Raden, saat memaparkan materi di rakor kampanye pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng.FOTO : MIFTAHUL AFDAL

PALU, SULTENGNEWS.COM- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tengah (Sulteng) akan melaksanakan debat kedua Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng pada 14 November 2020 mendatang.

“Materi debat kedua tema umumnya Meningkatkan Kesejahteraan dan Pelayanan Publik Kepada Masyarakat,”ungkap Komisioner KPU Sulteng Bidang Sosialisasi, Partisipasi, Masyarakat dan SDM, Sahran Raden, di Aula kantor KPU Sulteng, Senin (09/11/2020).

“Sedangkan, untuk sub tema yang akan dibahas terkait pendidikan dan kemiskinan, kesehatan, ketenagakerjaan, pelayanan publik serta pemerintahan. Jadi itu sub tema yang menjadi fokus dalam debat kedua,”sambungnya.

Dia juga menambahkan, untuk sangsi bagi Pasangan Calon (Paslon) yang menolak debat, apabila terbukti secara sah menolak debat publik atau debat terbuka tersebut, yang difasilitasi oleh KPU provinsi, maka dikenakan sangsi dengan pengumuman kepada masyarakat bahwa Paslon tersebut menolak debat.

Sahran menerangkan, sisa iklan bagi yang bersangkutan, yang di fasilitasi KPU provinsi tidak ditayangkan sejak Paslon itu tidak mengikuti debat.

“Akan tetapi, apabila Paslon berhalangan hadir mengikuti debat, dikarenakan sakit, maka harus ada surat keterangan dari rumah sakit atau intansi terkait,”terangnya.

“Namun, ketika Paslon itu menuju tempat debat dan terjadi sesuatu dijalan saat menuju tempat debat, maka tim kampanye harus secepatnya menyampaikan kepada KPU provinsi,”tambahnya.

Sahran menyampaikan, dalam debat kedua kali ini akan disiarkan langsung oleh Metro TV, dipublikasikan secara langsung, baik di televisi maupun penayangan media sosial.

Dijelasakan, durasi debat selama 120 menit, rinciannya 90 menit untuk debat dan 30 menit untuk iklan

“Jadi harapannya pasangan calon bisa menggunakan waktu seefektif mungkin pada saat debat, karena waktu untuk pendalaman visi misi hanya 3 menit di segmen pertama,”jelasnya.

“Dan di segmen selanjutnya Hany 2 menit dan 1 menit, jadi dengan ketentuan waktu itu harus digunakan sebaik-baiknya,”tandasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *