Ini 3 Point Penting Dalam Penanggulangan Covid-19

oleh -
dr.Sofyan saat memaparkan penjelasannya di Forum Warga : 1000 Kematian di Sulteng bukan Sekedar Angka yang dilaksanakan ROA JAGA ROA. FOTO : Screenshot

PALU, SULTENGNEWS.COM – Akhir-akhir ini angka kenaikan penularan COVID-19 terus meningkat pada grafik Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) di masing-masing daerah, begitu pun di Sulawesi Tengah.

Berbagai pihak pun berusaha untuk melakukan penanggulangan terhadap COVID-19, dengan harapan agar COVID-19 ini segera berakhir.

Salah satu Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dari Kabupaten Toli-toli, dr.Sofyan Sp.B memberikan penjelasan terkait penanggulangan COVID-19.

“Kita bicara dalam konteks daerah ada empat points dari saya , misalkan Sulawesi Tengah, yang pertama adalah mau tidak mau kita harus buat skala prioritas, kita harus realistis, dana berapa, harus ada skala prioritas free hospital atau hospital yang mana kita skala prioritaskan,”ucap dr.Sofyan dalam zoom meeting yang dilaksanakan Roa Jaga Roa dengan tema 1000 Kematian di Sulteng bukan Sekedar Angka pada Minggu (15/08/2021) sore.

“Karena harus ada skala prioritas jika dilakukan secara bersamaan itu yakin sangat mungkin tidak bisa,”lanjutnya.

Kedua, menurut dr.Sofyan harus ada edukasi masif kepada masyarakat. Baginya, ada tiga point penting dalam memberikan edukasi terhadap masyarakat di tengah situasi COVID-19 seperti saat ini.

“Yang akan saya sampaikan, pertama deteksi dini, kedua penanganan dini, ketiga pendamping psikologis dari keluarga maupun tim medis yang merawatnya. Insya Allah hasilnya sangat baik,”ucapnya.

Kemudian, kata dia, melakukan verifikasi data kematian melalui data faliditas yang ada di rumah sakit untuk mencari sebab akibat dari pasien yang terkonfirmasi COVID-19, apakah pasien itu masuk ke rumah sakit dengan saturasi yang rendah sudah masuk 70 atau 80 persen.

Yang ketiga, soal penanganan di hilir yaitu fasilitas kesehatan. Bahkan, dr.Sofyan menyebut, pihaknya sudah pernah menyampaikan bahwa penempatan pasien terkonfirmasi COVID-19 di rumah sakit umum dalam kebijakannya perlu tinjau ulang.

“Karena di rumah sakit umum ada hak pasien lain, adanya interaksi antar orang maka akan terjadi (penularan), jadi perkuat di hilir di tingkat rumah sakit,”ungkapnya.

Lebih lanjut, dr.Sofyan menuturkan, di tingkat rumah sakit pada dasarnya ada tiga issu yang krusial, pertama soal fasilitas rumah sakit di setiap daerah, kedua, soal obat-obatan dan ketiga, terkait oksigen.

Selanjutnya, kata dia, perlindungan terhadap tenaga kesehatan. Sebab, perlindungan terhadap tenaga kesehatan ini semestinya, menurut dia, negara dapat mendikte hal itu sebagai perlindungan untuk rakyat.

“Karena kita sangat terbatas, sebab setiap daerah, setiap provinsi itu sudah stagnan, makanya perlindungan terhadap tenaga kesehatan merupakan hal yang paling sangat penting,”tandasnya.DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.