Imelda Liliana Muhidin Klarifikasi Pembagian Sembako Yang Dikeluhkan Warga

oleh -
Inilah paket sembako murah yang dibagikan kepada warga di wilayah Palu Barat. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Bendahara DPD Partai Golkar Sulteng, Imelda Liliana Muhidin mengklarifikasi pembagian sembako di wilayah Palu Barat atas nama dirinya yang dikeluhkan warga, karena warga mengeluh dimintai uang Rp35.000 per paket sembako itu.

“Hanya kesalah pahaman saja. Memang itu program sembako murah. Nilai sembako tersebut Rp70 ribu sekianlah. Nah masyarakat hanya membyar Rp35 ribu tapi sudah mendaptkan beras 2.5kg, sirup 2 botol, sarden 1 kg dan gula 1 kg,” ujar Imelda Liliana Muhidin saat dikonfirmasi sultengnews.com via WhatsApp pada Rabu malam (20/5/2020).

Menurutnya, tujuan sembako murah itu untuk meringankan beban masyarakat dalam mendaptkan sembako. Apalagi dalam situasi sekarang yang tidak menentu dengan adanya covid 19. Bahkan kata Imelda, ada spanduknya kegiatan paket sembako murah tersebut.

“Dan posisi saya sebagai bendahara partai golkar. Dan sudah diclearkan di lapangan tadi. Yang meminta sembako murah adalah masyarakat dan Alhamdulillah, kegiatan ini sudah saya lakukan seblum covid 19,” jelas Imelda.

“Dan Alhamdulillah di temoat lain juga berjalan dengan baik dan lancar, karena memang kegiatan paket sembako murah, bukannya sembako gratis,” tambahnya.

Dikatakan, kalau sembako gratis pemerintah yang melakukannya atau ada program dari partai, tapi sembako murah yang dilakunnya murni dari pribadi dirinya sendiri dengan tujuan untuk meringankan masyarakat dalam mendaptkan sembako yang memang menjad kebutuhan masyarakat sehari – hari.

“Kalau masyarakat ingin beli ya beli, tapi kalau tidak kan tidak ada juga paksaan. Sama saja menjual di lapak – lapak, tapi ini dengan harga di bawah.
Dan setau saya masalah ini sudag clear,” tutupnya.

Sebelumnya beredar di media sosial (Medsos) facebook, pembagian sembako di wilayah Palu Barat tepatnya di Jalan Asam lorong 5, ada beberapa warga yang mempertanyakan kenapa pembagian sembako yang tertera foto Imelda Liliana Muhidin warga diminta uang sebesar Rp35.000/KK untuk satu paketnya.

“Saya sedikit bertanya tentang pembagian sembako di area Palu Barat tepatnya di Jalan Asam lorong 5, ada 3 Kepala Keluarga yang bertanya kepada saya, kenapa pembagian sembako kami diminta uang Rp35.000/kk? Padahal dikarung beras 3kk itu ada stier balon yg maju untuk pilkada tahun ini. Pertanyaan saya apakah itu betul perintah dari balon tersebut, atau hanya permainan kurcaci2 untuk memanfaatkan keadaan? Bagi tiem relawan atau tim inti dari kandidat tersebut, kalau bisa diklarifikasi secepatnya,” tulis akun FB atas nama Bunga Kembar di Group Info Kota Palu. FUL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *