IKM Dari Kelurahan Inovasi Palu Ikut Pameran Hendi Craft 2020

oleh -
Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu, Syarifudin. FOTO : MOH. NURFIANSYAH/SN

PALU, SULTENGNEWS.COM – Pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) Kota Palu terus memproduksi usaha mereka walaupun berada disituasi new normal pandemi Covid-19. Para pelaku IKM tersebut, mengikuti pameran Hendi Crafft yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) di Palu Grand Mall (PGM), Jumat (21/08/2020).

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu, Syarifudin mengatakan, pelaku IKM tersebut telah banyak memproduksi usaha mereka.

“Banyak yang telah mereka produksi walaupun kondisi saat ini masih dalam situasi new normal pandemi Covid-19, pelaku IKM yang akan mengikuti pameran Hendi Craft itu dari 15 Kelurahan Inovasi yang ada di Kota Palu,” Kata Syarifudin saat ditemui sultengnews.com di ruangan Kerjanya belum lama ini.

Inilah produk IKM yang telah dipamerkan di PGM. FOTO : MOH. NURFIANSYAH/SN

Syarifudin mengungkapkan, beberapa produk-produk IKM Kelurahan Inovasi yang akan dipamerkan pada kegiatan Pameran Hendi Craft diantaranya produk-produk IKM dari Kelurahan Lolu Selatan yang akan menampilkan produk alat musik gamba-gamba, baki unsur kayu, jam dinding unsur kayu dan alat musik lalove.

Kemudian IKM dari Kelurahan Lambara yang memproduksi limbah kelapa menjadi tas, bobo hiasan, lampu hias, lampu balado, gantungan kunci, mankok sayur, tengko dan produk tenun lidi dari dusun liku yang berbentuk rak piring.

Selanjutnya IKM dari Kelurahan Birobuli Utara dan Kayumalue Ngapa yang memproduksi tempat tissue dan cermin.

Dari Kelurahan Pantoloan Boya dan Watusampu, ada produk tenun, Sampolu, tas dan siga. IKM dari Kelurahan Tatura Utara dan Silae memproduksi Soufenir, tempat lampu, hiasan-hiasan aksesoris, gantungan kunci, tusuk gigi dan tusuk sate. IKM Kelurahan Talise Valangguni memproduksi Sendal Hotel.

Dari Kelurahan Tavanjuka memproduksi Batik Bomba Cap. Dari IKM Kelurahan Duyu dan Donggala Kodi memproduksi Kerajinan batu.

“Untuk pelaku IKM yang memproduksi makanan tidak ikut, kegiatan ini hanya untuk pameran kerajinan dari para IKM, tetapi saya harus akui juga bahwa IKM dari produk makanan tidak kalah hebatnya dari IKM yang memproduksi kerajinan. Di Palu itu ada sekitar 50 IKM yang memproduksi makanan produknya telah masuk Alfamidi,” terangnya. MAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *