IDI Tolitoli Prihatin Kepada Dokter Tertular Covid 19

oleh -
Ketua IDI Cabang Tolitoli, dr. Moh. Sofyan, Sp.B, FICS

TOLITOLI, SULTENGNEWS.COM –  Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Tolitoli sangat prihatin terhadap anggotanya yang positif tertular Corona Virus Disease (Covid 19) atau virus corona.

Sebagaimana diketahui, seorang dokter senior di Tolitoli tertular Covid 19 berdasarkan pemeriksaan swab yg dilakukan pada tanggal 8 Mei 2020 dan hasilnya diumumkan pada tanggal 12 Mei 2020, bersama 3 orang lainnya.

Ketua IDI Cabang Tolitoli, dr. Moh. Sofyan, Sp.B, FICS mengatakan, dengan kejadian itu pihaknya akan terlibat aktif dalam melakukan tugas screening, survaillance, penanganan klinis pada masa pandemi covid-19 di Puskesmas dan Rumah Sakit, sesuai kompetensi dan keahlian di bidang masing masing.

“Semua dokter akan terlibat aktif melakukan tugas pemeriksaan serta mencari tenaga kesehatan yang pernah kontak dengan PDP atau positif Covid 19 di Rumah Sakit dan sejumlah Puskesmas di Tolitoli,” katanya, Rabu (13/05/2020).

Meski dalam screening dan survaillans ada yang ditemukan terpapar, menurutnya data pasien covid-19 tidak bisa dibuka dihadapan publik. Hal itu diatur berdasarkan regulasi, kecuali atas persetujuan dari pasien.

“Terkait senior kami seorang dokter yang tertular Covid 19, Alhamdulillah keadaannya sampai saat ini baik, setelah kami melakukan komunikasi dengan via telp,” ungkapnya.

Untuk kepentingan tracking, dokter tersebut menyampaikan pernyataan permohonan maaf kepada masyarakat yang pernah kontak langsung dengan dirinya agar kiranya dapat secara sukarela melaporkan diri ke petugas kesehatan, bahkan diharapkannya smoga semua pasien terkonfirmasi positif Covid-19, ODP dan OTG diberikan kekuatan dan kesembuhan dari Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Kepada seluruh masyarakat Kab Tolitoli, kami menghimbau agar tetap disiplin pada protokol kesehatan yang dianjurkan Pemerintah,” harap ketua IDI Tolitoli itu. LAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *