Ibrahim Hafid : Perlu Ada Alat Komunikasi Bagi Pasien Covid-19 Dalam Masa Karantina

oleh -
Anggota DPRD Sulteng, Ibrahim A.Hafid. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Anggota DPRD Sulteng, Ibrahim A.Hafid menanggapi adanya pasien Covid 19 yang kabur dari rumah sakit, karena ingin berkomunikasi dengan keluarganya.

Politisi NasDem ini menyebutkan agar kasus serupa tidak terulang lagi, maka perlu adanya ketersediaan alat komunikasi bagi pasien Covid-19 yang sedang dalam masa karantina agar bisa berkomunikasi dengan keluarganya setiap saat.

“Harus ada alat komunikasi agar pasien Covid-19 yang sedang berada dalam masa karantina, bisa berkomunikasi dengan keluarganya. Ini harus dicarikan solusi,” sebut kepada sultengnews.com, Senin (22/06/2020).

“Bisa melalui aplikasi zoom, vidoe call atau dalam bentuk aplikasi apapun itu, yang penting ada. Jika misal tidak ada fasilitas keluarga pasien seperti istrinya, kiranya ketersediaan fasilitas itu di sediakan,” sambung Ibrahim.

Dengan begitu kata Ibrahimi, bisa mengobati kontak fisik dengan keluarga untuk bisa saling memberikan kabar satu sama lain.

Sehingga lanjut dia, pasien juga tidak merasa stres atau terganggu psikologisnya, karena mereka ini sedang sakit, maka harus dijaga juga daya imunnya jadi harus diantisipasi.

Ibrahim mengungkapkan, bagi warga yang berasal dari luar daerah untuk datang ke Kota Palu, maka pemerintah dari mana mereka berasal harus memberikan jaminan kebutuhan sosialnya, baik itu bagi pasien maupun keluarganya.

“Untuk menjamin sumber ketersediaan hidupnya, seharusnya pemerintah daerah asalnya harus memberikan intervensi soal itu,”ungkapnya.

“Pemerintah kita di Sulteng harus mengkoordinasikan kepada Pemda setempat dimana warga itu berasal, bukan saja seperti yang dari Sulsel baru-baru ini, tapi juga pasien Covid-19 dari luar daerah lainnya,” tutupnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *