Ibrahim A Hafid : Menjadi Pemimpin Parimo Harus Berangkat Dari Hati

oleh -
Anggota DPRD Sulteng, Ibrahim A. Hafid. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Ibrahim A Hafid menyebut untuk menjadi pemimpin Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) harus berangkat dari hati dan jiwa yang betul-betul ingin membangun Parimo.

“Tanpa membangun dari hati dan jiwa secara tulus, maka pembangunan Parimo akan terkatung-katung, maka membangun dari hati tidak sekedar ambisi menjadi pejabat daerah, tetapi ambisi ini hendaknya di kikis dengan hati dan jiwa membangun suatu daerah itu,”ujar Ibrahim A Hafid saat ditemui sultengnews, Senin (02/01/2021).

Dikatakan, dengan letak geografis Parimo yang cukup lengkap seperti itu, bagi Ibrahim perlu adanya peningkatan tata kelola sumber daya alam dari bidang kelautan. Dan daratan dengan corak pertanian dan perkebunan serta pegunungan dapat menjadi harapan untuk Parimo bisa sejahtera.

Politisi partai besutan Surya Paloh ini mengungkapkan, siapapun yang akan direkomendasikan dari partai Nasional Demokrat (Nasdem) maju di Pemilihan Bupati (Pilbub) Parimo masih menunggu proses survei yang akan dilakukan oleh partai Nasdem.

Oleh karena itu, menurutnya, dia belum bisa secara dini menyampaikan bahwa ada potensi rekomendasi berada di pihaknya, karena yang terpenting kata dia, kerja-kerja politik dibarengi dengan dukungan dari masyarakat, seberapa besar angka popularitas  dan seberapa tinggi elektabilitas berada di tentukan masyarakat Parimo.

“Hanya saja ukurannya untuk kedepan adalah di Pileg (Pemilihan Legislatif) 2019 yang telah memberikan kepercayaan 1 kursi untuk naik ke DPRD Provinsi, dengan perolehan sekitar 34 ribu suara termasuk dalam akumulasi suara partai,”katanya.

Mantan Direktur Wahan Lingkungan Hidup (WALHI) Sulteng itu menerangkan, maju dalam Pileg tentu saja berbeda dengan situasi maju di Pilkada, sebab yang menentukan pertama adalah partai politik yang mendorong kadernya untuk mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.

Menurut Ibrahim, semua kader partai Nasdem punya peluang yang sama. Terlebih lagi, dia mengatakan, animo masyarakat terhadap partai Nasdem begitu baik, maka yang diperlukan adalah kerja-kerja sosialisasi dan membangun kesepakatan serta kesepahaman dalam membangun Parimo.

“Jadi saat ini masih menunggu agenda-agenda partai menyeleksi kader-kader yang akan maju, dengan melihat intensitas kader di partai, komitmen kader, dan pandangan masyarakat terhadap kader yang akan di majukan,”terangnya.

Bagi Ibrahim, adanya dua kader partai Nasdem yang juga digadang-gadang akan maju dalam Pilbub Parimo seperti Ketua DPRD Parimo Sayutin Budianto dan Fery Budiutomo, keduanya, bagi Ibrahim adalah orang baik dan sudah bekerja di masyarakat, apalagi saat ini mereka masuk dalam satu periode di DPRD Parimo. Dengan begitu, masyarakat juga bisa memberikan penilaian kepada kedua kader partai Nasdem itu, termasuk dirinya pun yang sudah masuk periode kedua di DPRD Sulteng.

“Masyarakatlah yang bisa memilih dan memilah, apakah kami ini bermanfaat bagi masyarakat Parimo, dan ada harapan masyarakat bahwa kehadiran kami dapat menjawab kegalauan masyarakat selama ini,”ucapnya.

Ibrahim menambahkan, apabila dirinya di percayakan partai Nasdem untuk bertarung dalam Pilbub Parimo, maka pasangan yang dipilihnya tergantung dari hasil survei yang memiliki popularitas dan elektabilitas yang tinggi.

“Jadi tidak menutup kemungkinan dari kalangan politisi atau dari kalangan birokrat, lagi semua akan kembali pada survei dari hasil riset dilapangan,”tandasnya. DAL.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *