Hasil Pemeriksaan Kesehatan Calon Kepala Daerah di Sulteng Diserahkan ke KPU

oleh -
Penyerahan hasil pemeriksaan kesehatan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati di Provinsi Sulawesi Tengah. FOTO : MIFTAHUL AFDAL

PALU, SULTENGNEWS.COM – Hasil pemeriksaan kesehatan Pasangan Calon (Paslon) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati di Sulawesi Tengah, diserahkan tim pemeriksa kesehatan.

Penyerahan hasil pemeriksaan kesehatan diberikan kepada Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulteng, Ketua KPU Kabupaten Sigi, Ketua KPU Kabupaten Morowali Utara, Ketua KPU Kabupaten Poso dan Ketua KPU Kabupaten Tolitoli, sedangkan pemeriksaan kesehatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu akan diserahkan langsung tim pemeriksa kesehatan di RSUD Anutapura Kota Palu.

Begitu pun, Kabupaten Banggai Laut dan Tojo Una-una akan diserahkan tim pemeriksa kesehatan yang berada di wilayah tersebut, yang juga memenuhi syarat dilakukan pemeriksaan kesehatan bagi bakal calon.

“Pemeriksaan kesehatan ini merupakan rangkaian syarat pendaftaran bakal calon kepala daerah, telah dilakukan pemeriksaan kesehatan rohani dan jasmani serta narkotika yang dimulai sehak tanggal 6 sampai 11 September 2020 yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata,” kata Devisi Teknis KPU Sulteng, Syamsul Y Gafur saat memberikan sambutan di kantor KPU Sulteng, Sabtu (12/09/2020).

Diungkapkan, penyampaian ini dilakukan secara terpisah, apa yang disampaikan pada hari ini akan di sampaikan kepada bakal pasangan calon masing-masing melalui tim pemenangannya.

“Berdasarkan tahapan penyampaian dilakukan pada tanggal 14 sampai 15 September 2020, kita akan menyerahkan dokumen,”ungkapnya.

Syamsul menerangkan, jika ada Paslon yang tidak memenuhi syarat, maka berdasarkan mekanisme yang ada dalam PKPU dapat diajukan pergantian oleh partai politik yang mengusung, maupun kedua pasangan calon tersebut, jika tidak memenuhi syarat.

“Kalau memang hasil itu yang kami sampaikan, maka setiap parpol harus mengetahui, maka parpol akan mengajukan calon pengganti. Namun kita berharap semuanya bisa lolos, karena kalau tidak parpol akan terkuras energinya, sebab harus menseleksi lagi, apalagi dengan senggang waktu yang tersisa,” terangnya.

Dikesempatan yang sama, Ketua Tim Pemeriksa Kesehatan, dr. Alfreth Langitan menyebutkan, dari hasil kerja keras pihaknya bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sulteng dan beberapa komponen pemeriksa lainnya yang dilakukan dari tanggal 6 sampai 11 September 2020, selanjutnya hasil pemeriksaan itu diserahkan kepada KPU Provinsi dan Kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada.

“Hasil ini adalah upaya maksimal kami. Saya sebagai Ketua Tim Pemeriksa tidak punya wewenang untuk menyampaikan kepada Paslon, sebab penyerahan apapun hasilnya itu adalah kewenangan dari KPU,” sebutnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Undata, dr. I Komang Adi Sujendra menjelaskan, pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan menganut dengan asas fleksibel yang sudah diatur, dengan semangat dari tim pemeriksa, sehingga bisa berjalan dengan baik.

“Karena dengan pemeriksaan satu bakal calon bisa memakan waktu delapan jam, tapi karena dengan asas fleksibel bisa dilakukan dengan tepat waktu yang telah di tentukan,”jelasnya.

Dia menuturkan, hari ini pihaknya akan menyerahkan secara langsung hasil pemeriksaan kesehatan kepada KPU Provinsi dan Kabupaten.

“Selanjutnya KPU akan menyampaikan kepada pasangan bakal calon. Kami berterimakasih sudah dipercayakan untuk mengemban tugas, khususnya terhadap rumah sakit Undata,”pungkasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *