Hari Ini, Resmi Bebas Satu Warga Binaan LPKA Kelas II Palu

oleh -
oleh
Warga binaan LPKA Kelas II Palu resmi bebas hari ini, Rabu (4/1/2023). FOTO : IST

LPKA Kelas II Palu Serahkan SK PB, Ijazah Pendidikan Kesetaraan Dan E-KTP

PALU, SULTENGNEWS.COM – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu serahkan Surat Keputusan Pembebasan Bersyarat (SK PB), Ijazah Pendidikan Kesetaraan dan Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP) kepada satu orang Anak Binaannya, Rabu, (4/1/2023) siang.

Menyerahkan secara langsung, Muh. Fauzi selaku Kepala Subseksi Pendidikan dan Bimbingan Kemasyarakatan yang mewakili Kepala LPKA Kelas II Palu, mengungkapkan, bahwa penyerahan tersebut merupakan bentuk komitmen pihaknya dalam memenuhi hak bagi seluruh anak binaan atau anak yang sedang berhadapan hukum (ABH) yang ia dampingi.

“Tadi Bapak Menteri Yasonna telah menginstruksikan kepada kami untuk bergerak cepat dalam hal pelayanan. Jadi hal itu mesti kita tanggapi dengan penuh rasa tanggung jawab. Hari ini kami resmi membebaskan satu anak karena telah berhasil mendapatkan SK PB, tentu ini menjadi kesyukuran bagi kami apalagi sang anak beserta keluarganya,” jelas Fauzi kepada SultengNews.com di Ruangan Pembinaan.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut, ia yang didampingi oleh para stafnya turut memberikan berbagai hak yang didapatkan sang anak selama berada di LPKA Kelas II Palu.

“Selama disini sang anak telah kami bekali ilmu dan pengalaman yang cukup baik. Alhasil pada kesempatan ini kami juga memberikannya Ijazah Pendidikan Kesetaraan serta E-KTPnya bahkan beserta dengan sertifikat pelatihan lainnya, kami sangat berharap hal ini dapat ia manfaatkan di kehidupannya,” tambahnya.

Sementara itu, Ansari salah seorang staf pembinaan juga menuturkan bahwa pemenuhan hak-hak anak yang diberikan tersebut, LPKA Kelas II Palu yang dinaungi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah tidak bekerja sendiri.

Akan tetapi, kata dia, pemenuhan hak tersebut sangat berkaitan erat dengan sinergitas LPKA Kelas II Palu bersama Pemerintah Kota (Pemko) Palu.

“Tanpa adanya keterlibatan Pemkot Palu, kami tidak bisa menjawab segala tuntutan ini. Kita akan terus berkolaborasi bersama untuk menghadirkan berbagai inovasi untuk kemajuan anak di daerah ini,” tutup Ansari. (asr/ZAL)

Sumber: HUMAS LPKA PALU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.