Harapan Pedagang Musiman Kampung Religi Sis Aljufri, Kota Palu

oleh -
Pedagang sudah mulai berjualan di kawasan kampung religi Sis Ajufri, saat bulan puasa ramadhan. FOTO : IST

Bisa Meraup Keuntungan Berjualan di Bulan Puasa Ramadhan Kali Ini

PALU, SULTENGNEWS.COM – Pedagang musiman kampung Religi, jalan Sis Aljufri memiliki harapan pada tahun ini, memasuki bulan suci Ramadhan, bisa meraup keuntungan saat berjualan aneka macam jenis barang yang dijual.

Dari hasil pantauan dilokasi kampung religi, sejak satu minggu sebelum memasuki awal bulan suci ramadhan atau tepatnya pada tanggal 3 April, tahun ini, sejumlah pedagang sudah mulai terlihat membangun tempat untuk bisa berjualan.

Rani, salah seorang pedagang musiman kampung religi Sis Aljufri, mengatakan, pada tahun sebelumnya atau tepatnya pada tahun 2021 kemarin, di awal buka jualan atau satu hari sebelum puasa, belum ada pembeli sama sekali.

Sementara pada tahun ini, dengan telah membuka tempat jualan sejak beberapa hari yang lalu, satu hari sebelum puasa bulan Ramadhan, sudah ada pembeli yang membeli barang dagangannya.

“Alhamdulillah, kemarin hari Sabtu (2/4) sudah ada yang beli jualannku, tahun kemarin sulit sekali lakunya. Mungkin karena suasana pandemic yang ketat kali yah,” ungkapnya kepada SultengNews.com, Minggu (3/4/2022).

“Harapan kita bulan Ramadhan kali ini bisa membawa keberkahan buat kami, khususnya ya, keuntungan,” sambung dia.

Namun, sambung Rani, umumnya jika tidak ada kendala, satu minggu setelah puasa, banyak masyarakat atau pengunjung yang meramaikan kampung religi untuk melihat-lihat atau dengan langsung membeli barang yang ingin mau dibeli.

“Satu minggu setelah puasa sudah mulai ramai, apalagi kelihatannya tahun ini, puasa kali ini beda dengan tahun kemarin. Insya Allah bagus pendapatan yang diraih, aamin,” kata Rani.

Hal yang sama disampaikan oleh salah seorang pengunjung dengan tidak mau namanya di korankan, mengungkapkan, tahun 2021 lalu, selama bulan puasa tidak pernah datang berkunjung atau melihat-lihat jualan yang ada di kampung religi Sis Aljufri.

Hal itu dengan salah satu alasan mendasar, yakni karena tingkat pengetatan protocol kesehatan covid-19, ketika itu dianggapnya sangat begitu ketat oleh pemerintah daerah setempat.

“Jarang keluar palingan lebih banyak pesan secara online sih, soalnya itu kali, tahun kemarin ketat sekali prokesnya,” katanya.

“Semoga yah, tahun ini ada kelonggaran, kita bisa jalan-jalan, dan minimal yah bisa memberikan keuntungan buat pedagang musiman kayak sekarang ini lah,” harapnya.ZAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.