Gubernur Sulteng dan Gubernur Kaltim Teken Delapan Bidang Kerjasama Untuk Kebutuhan Ibu Kota Negara Baru

oleh -
Gubernur Sulteng H. Rusdy Mastura dan Gubernur Kaltim Dr. Ir. Irsan Noor saat melakukan penandatanganan delapan bidang Memorandum Of Understanding (MoU) bertempat di Samarinda, Kaltim (9/9/2021). FOTO : IST

KALTIM, SULTENGNEWS.COM – Gubernur Sulawesi Tengah, H. Rusdy Mastura bersama Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Dr. Ir. Irsan Noor melakukan penandatanganan delapan bidang Memorandum Of Understanding (MoU) bertempat di Samarinda, Kaltim (9/9/2021).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sulteng didampingi Tim Ahli Gubernur, Dr. Yunan Lampasio, M.Si, Andika, Ronny Tanusaputra, Plt. Kepala Bappeda Dr. Suandi, Kepala Biro Pemerintahan dan Otda Drs. Arfan, M,Si, dan Plt. Karo Adm Pimpinan Edy Lesnusa.

Gubernur Kaltim, Dr. Ir. Irsan Noor, M.Si menyampaikan bahwa kerjasama antara Provinsi Kaltim dan Provinsi Sulteng merupakan kerja sama yang sangat strategis dengan melihat potensi yang begitu besar yang dimiliki Provinsi Sulteng.

“Kerjasama ini merupakan kebutuhan strategis dalam pengembangan dan pembangunan Kaltim khususnya untuk memenuhi seluruh kebutuhan dalam rangka ibu kota Negara baru,” ujar Gubernur Kaltim, Dr. Ir. Irsan Noor, M.Si.
Irsan Noor menyampaikan, Sulteng memiliki potensi batu pecah, potensi pertanian, holtikultura dan buah – buahan segar. Untuk batu pecah saja, Kaltim membutuhkan 30 juta ton dalam rangka pembangunan infrastruktur persiapan ibu kota baru.

Sementara Gubernur Sulteng, H. Rusdy Mastura sangat bersyukur atas terwujudnya pelaksanaan penandatangan MoU dengan Pemerintah Kaltim.

Cudi sapaan akrab Gubernur Sulteg ini menyampaikan, Sulteng merupakan daerah yang memiliki potensi sumberdaya alam yang sangat besar seperti potensi tambang, pertanian dan perkebunan. Karena itu, Sulteng sangat siap untuk menjadi daerah penyanggah untuk memenuhi kebutuhan daerah Kaltim yang dipersiapkan menjadi ibu kota negara yang baru.

Cudi menyampaikan, saat ini Pemprov Sulteng melalui visi dan misinya sebagai gubernur terus mendorong peningkatan produksitifitas pertanian seperti padi dan holtikultura, buah – buahan, serta peternakan yang diharapkan pasar terbesarnya adalah Kaltim yang sudah ditetapkan menjadi ibu kota negara baru.
“Sulteng juga memiliki potensi besar dibidang tambang batu pecah. Pasti Sulteng bisa memenuhi seluruh ketubuhan untuk pembangunan di Kalimantan Timur,” ujar gubernur optimis.

Gubernur berharap agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tenis dan dunia usaha, dapat menindaklanjuti MoU ini dengan menjalin kerjasama sesuai dengan bidang usaha dan sesuai tugas dan fungsi masing – masing OPD Pemerintah Daerah.

Gubernur juga meminta kiranya kedepan, terus ditingkatkan kerja sama regional Pulau Sulawesi dan Pulau Kalimantan.

Adapun ruang lingkup MoU yang ditandatangani bersama antara Gubernur Sulteng dan Gubernur Kaltim adalah kerjasama di bidang perdagangan, bidang pangan, tanaman pangan dan holtikultura, bidang peternakan dan kesehatan hewan, bidang perkebunan, bidang perhubungan, bidang parawisata, bidang perindustrian, serta kelautan dan perikanan. FUL/*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.