Gubernur Remikan Penggunaan Gedung Wanita BIDARAWASIA

oleh -
Proses peresmian Guedung Wanita yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua Dharmawanita Sulteng, HJ. Zalzulmida A Djanggola yang didampingi ketua Komisi I DPRD Sulteng, Dra. Sri Indrianingsi Lalusu. FOTO : HUMPRO DPRD SULTENG

PALU, SULTENGNEWS.COM – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Drs. Longki Djanggola, M.Si akhirnya meresmikan penggunaan Gedung Wanita di Jalan Moh. Yamin (Jalur Dua) yang diberi nama WADIRAWASIA pada Senin (12/4/2021).

Peresmian itu dirangkaikan dengan peresmian gedung Traning Centre Gelora Bumi Kaktus (TC – GBK) dan gedung badan kerjasama wanita Islam (BAKESWI) Sulteng.

Ketua DPRD Sulteng diwakili Ketua Komisi I DPRD Sulteng, Dra. Sri Indrianingsi Lalusu hadir dalam kegiatan itu. Hadir juga unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulteng, Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng, Para Asisten, staf ahli gubernur dan kepala dinas/badan lingkup provinsi Sulteng.

Bahkan para ketua organisasi kemasyarakatan terkait, khususnya dari organisasi perempuan lingkup provinsi juga sempat hadir, Ketua Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Sulteng, Para tokoh masyarakat, pelaku usaha, atlet dan pelatih, komunitas, mitra kerja dan stakeholder terkait acara peresmian gedung wanita bidarawasia yang turut dirangkaikan dengan peresmian gedung TC-GBK dan Bakeswi Sulteng.

Gubernur Sulteng menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas peran serta semua pihak dalam seluruh proses pembangunan ketiga infrastruktur ini, sehingga dapat diselesaikan secara tepat waktu, tepat sasaran dan tepat anggaran.

Dikatakan, pemberian nama gedung wanita BIDARAWASIA adalah bertujuan untuk mengenang dan menghormati jasa-jasa seorang tokoh pejuang perempuan daerah yang juga istri dari Raja Palu Djojokodi, yaitu bidarawasia.
“Olehnya, saya harap kiranya lewat penyematan nama pejuang wanita ini, dapat menjadi inspirasi yang mewarnai gerak pengabdian kaum perempuan Sulawesi Tengah untuk menyalurkan sinergi dan karya terbaik bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat sulawesi tengah dengan tidak mengabaikan dan melupakan kodratnya sebagai perempuan, istri dan ibu bagi anak-anaknya,” terang Gubernur Longki Djanggola.

Menurutnya, kehadiran gedung training centre gelora bumi kaktus dapat secara optimal digunakan dalam menunjang berbagai kegiatan penyeleksian, pelatihan dan pembinaan atlet-atlet daerah, maupun iven-iven keolahragaan pada umumnya. Begitu pula dengan persmian gedung bakeswi semoga dapat dijadikan aset strategis untuk menunjang kelancaran aktivitas berorganisasi, sehingga kehadiran bakeswi dapat berkontribusi bagi pembangunan Sulteng yang maju mandiri dan berdaya saing.

Gubernur berpesan agar semua pihak yg menggunakan atau menyewa fasilaitas gedung untuk berbagai tujuan seperti resepsi, rapat – rapat organisasi, pameran iven, hiburan keolahragaan, keagamaan, pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya supaya tunduk mematuhi dan melaksanakan aturan – aturan dari pengelolah, supaya fasilitas ini dapat awet bertahan terjaga keindahanya dan juga terpelihara dengan baik, sehingga dapat digunakan khalayak masyarakat Sulteng dalam jangka waktu yang panjang.

“Gedung seperti ini, tidak hanya terkonsentrasi di ibukota provinsi saja akan tetapi sebaiknya. Sebaiknya diseluruh kabupaten, juga memiliki aset serupa yang dapat dimnafaatkan secara multiguna oleh pihak – pihak yang memakai, sehingga dengan demikian, kehadirnya dapat menjadi stimulus meningkatkan pendapatan asli daerah yang potensial dan sekaligus bermakna sebagai simbol atas kemajuan dan keberhasilan pembangunan fisik di daerah setempat,” pesan Gubernur. FUL/*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *