Gubernur Kukuhkan Pengurus KPA Sulteng Masa Bakti 2021-2024

oleh -
Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), H. Rusdy Mastura saat mengukuhkan pengurus Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Sulteng masa bakti 2021-2024 bertempat di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng, Kamis (2/9/2021). FOTO : HUMAS PEMPROV SULTENG

PALU, SULTENGNEWS.COM – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), H. Rusdy Mastura secara resmi mengukuhkan pengurus Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Sulteng masa bakti 2021-2024 bertempat di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng, Kamis (2/9/2021).

Pengukuhan ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Nomor : 443.05/147/KPAP-G.ST/2021 tertanggal 16 Juli 2021.

Pengukuhan ini dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan, karena situasi pandemi Covid-19. Pengurus yang dikukuhkan secara langsung, hanya diwakili 20 orang. Sementara pengurus KPA lainnya dilakukan secara virtual di wilayah masing-masing.

Adapun susunan keanggotaan komisi dan sekretariat KPA yakni, Komisi Penanggulangan AIDS; Ketua Gubernur Sulawesi Tengah, Ketua Pelaksana Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Wakil Ketua 1 Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng, Wakil Ketua 2 Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi Sulteng, Wakil Ketua 3 Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng, Sekretaris Alvina A Deu, SKM, M.Si ditambah 39 anggota dan enam Pokja.

Selain itu, dikukuhkan juga Sekretariat KPA dengan koordinator Dr. Muslimah L Gadi, M.Si dengan empat orang anggota yakni pengelola program/monev Moh. Fadli Alhasni, S.Sos, pengelola keuangan/administrasi Nur Eva, SE, pengelola PIAD/logistik Hendra Mawansya Saida, S. Kom dan staf administrasi Nawir.

Gubernur Sulawesi Tengah, H. Rusdy Mastura dalam sambutannya, terlebih dahulu mengucapkan selamat kepada pengurus KPA masa bakti 2021-2024 yang baru dikukuhkan dengan harapan amanah yang diberikan dapat dilaksanakan sebaik mungkin dan penuh tanggung jawab, sekaligus mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada para pengurus periode sebelumnya yang telah tuntas melaksanakan tugas dan berkontribusi dalam pengendalian HIV AIDS di Sulteng.

Gubernur mengatakan, berdasarkan data dan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng sejak tahun 2002 sampai dengan Desember 2020, penemuan HIV secara kumulatif mencapai 2.178 orang atau 51 persen dari estimasi sejumlah 4.722. Dari data itu, lebih dari 9 persen melalui hubungan seks beresiko seksual maupun homoseksual dari faktor usia rata-rata pada usia produktif.

Pengendalian HIV lanjut gubernur, memerlukan keterlibatan multisektor terutama peran dari KPA melalui program pengendalian HIV AIDS yang bertujuan menghentikan epidemi AIDS di Indonesia pada tahun 2023 dengan tugas khusus untuk menurunkan angka kematian dan diskriminasi terhadap orang-orang dengan HIV AIDS.

Gubernur menyatakan, sinergitas seluruh sektor pemerintah, organisasi profesi, lembaga swadaya masyarakat, peduli dunia usaha hingga masyarakat maupun mereka yang terinfeksi dan terdampak HIV AIDS mutlak diperlukan kepedulian dan dukungan dalam penanggulangan HIV AIDS, agar laju HIV AIDS dapat terkendali.

“Kepada pengurus KPA provinsi yang baru dikukuhkan, mari kita bersama-sama menyatukan tekad dan langkah mengendalikan HIV AIDS menuju masyarakat yang lebih sehat, lebih indah dan lebih maju,” tegas gubernur mengakhir sambutannya. FUL/*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.