Golkar Banggai Kepulauan: Ciptakan Sejarah, Menangkan Putra Daerah, dan Hindari Politik Identitas

oleh -
Sekretaris DPD Partai Golkar Bangkep, Irwanto T. Bua. FOTO : IST

BANGKEP, SULTENGNEWS.COM – Sekretaris DPD Partai Golkar Bangkep, Irwanto T. Bua sampaikan bahwa Ma’mun Amir adalah putra asli Babasal, yang terbaik dan layak dimenangkan sebagai wakil gubernur Sulawesi Tengah karena keterpanggilan wilayah timur yang pembangunannya masih tertinggal.

“Saya ingin mengingatkan dan menyampaikan kepada masyarakat Banggai Kepulauan, kita hidup di tanah yang penuh cerita sejarah, kita besar dari peradaban sejarah, dan hari ini ada putra terbaik sea-sea tampil dalam pertarungan Provinsi Sulawesi Tengah,” jelas Irwanto Di Desa Lukpanenteng

Menurutnya kalau ada orang Banggai yang tidak memilih Ma’mun Amir dia adalah orang yang menggagalkan jalannya sejarah. Irwan katakan Bangkep harus bisa melahirkan sejarah dan memenangkan putra sea-sea, atau mian Banggai untuk menjadi pemimpin di Provinsi Sulawesi Tengah.

“Kita harus berani mengambil pilihan dan memenangkan Pak Cudy dan Pak Ma’mun yang jelas-jelas akan mewakili aspirasi kita di Banggai Kepulauan dan mewakili etnis suku kita, ‘Mian Banggai’,” jelas Irwanto

Menurutnya selama ini Bangkep di anak tirikan dan di marjinalkan dari berbagai macam dalam persepektif pembangunan, dan seburuk-buruknya pemimpin tidak mungkin dan mustahil kalau tidak membangun daerahnya atau kampungnya.

“Insyallah jika pak Ma’mun mendapat mandat dari rakyat, saya yakin semua akan dipertaruhkan untuk memajukan tanah tumpah darahnya, tanah dimana beliau dilahirkan dan dibesarkan. Terlebih beliau ini anak kandung dari tumondo Banggai Syukuran Amir,” jelas Irwanto

Dari segi kemampuan telah teruji, dari pemerintahan dan birokrasi pak Cudy dan Pak Ma’mun sudah berpengalaman. Mereka semua pemimpin yang berprestasi. Irwan yakin dan percaya kemajuan dan kesejahteraan akan mudah tercapai. Kemudian dia juga mengingatkan agar menghindari politik identitas.

“Jangan karena ingin mengejar haus kekuasaan dan kursi empuk, sampai menggadaikan agama. Kita sudah tumbuh besar di Banggai Kepulauan ini dengan kerukunan antar umat beragama, jangan lagi di porak porandakan karena kepentingan politik untuk merebut kekuasaan,” tegas Irwanto

Isu politik identitas atau sara hanya mengkotak-kotakan masyarakat, karena di Banggai Kepulauan ini tidak pernah ada masalah terkait itu. Sudah rukun dan damai serta bahagia dengan kekeluargaannya, cukup menyatu dengan sejarahnya, dan berpolitik itu untuk mencapai kesejahteraan. RED

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *