Gaji ASN, Tenaga Kerja Kontrak Belum Dibayar

oleh -
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palu, Ajenkris. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palu, salah satu dari sekian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Palu yang tertunda dalam pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Kerja Kontrak, pada bulan Februari dan Maret 2022.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu Ajenkris, dengan mengatakan, kalau memang baik pegawai negeri sebanyak 50 orang lebih dan tenaga kerja kontrak 80 orang lebih di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palu belum terima gaji bulanan.

“Semua, apakah PNS maupun tenaga kontrak, belum terima gaji bulanan untuk bulan Februari dan bulan Maret, tahun ini,” ungkapnya kepada SultengNews.com, belum lama ini.

keterlambatan pembayaran gaji para pegawai negeri sipil maupun tenaga kontrak yang terbanyak di Dinas Perindustrian dan Perdagangan kali ini, diantaranya adanya proses perpindahan bank untuk penyedia pembayaran gaji.

“Memang karena proses perubahan itu, proses perubahan dari BNI ke BRI itu alasan pertama yang saya ketahui. Kemudian yang kedua, ada perubahan system dari Sistem Informasi Manajemen Keuangan Daerah (SIMDA) ke Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Banyak sekali yang mengalami perubahan-perubahan sehingga bendahara kita ini dilatih lagi untuk menggunakan SIPD. Karena tidak ada lagi nantinya orang yang berurusan di BPKAD Kota Palu, semua orang sudah pakai system,” sebutnya.

“Makanya sekarang ini bendahara-bendahara pengeluaran OPD sedang dilatih sekarang, dilatih untuk menggunakan SIPD,” sambung dia.

Untuk itu, kepada OPD terkait dalam hal ini Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKAD) Kota Palu agar sebaiknya dan sepatutnya sudah bisa mencairkan gaji bulanan maupun Tunjangan Kinerja (Tukin) sebelum memasuki bulan puasa.

Hal ini berdasarkan dengan, proses peredaran uang di kota Palu bisa berjalan normal kembali dengan telah dibayarkannya gaji maupun Tukin kepada pegawai negeri sipil, termasuk gaji buat tenaga kerja kontrak.

“Hampir 70 persen peredaraan uang di kota Palu berasal dari belanja pegawai. Pegawai kalau ada uang pasti belanja dan yakin dan pasti uang akan beredar di kota Palu,” ungkapnya.

“Olehnya kita berharap dan berpesan kepada stakeholder, minta tolong kalau bisa sebelum puasa tunjangan kinerja mungkin sudah bisa disalurkan supaya kita bisa makan dan longgar di bulan suci ramadhan. Karena umumnya di bulan puasa itu dua kali lipat pengeluaran yang kita keluarkan dan kasihan juga sama tenaga kerja kontrak kami punya,” harapnya.ZAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.