Fenomena La Nina Sudah Memasuki Wilayah Sulteng

oleh -
Kantor BMKG Palu. FOTO : ADHY RIFALDY

PALU, SULTENGNEWS.COM – Fenomena La Nina merupakan fenomena alam yang menyebabkan terjadi intensitas curah hujan yang cukup berlebihan dalam suatu wilayah. Kini fenomena La Nina juga sudah masuk di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Badan Metrologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Palu, terus memantau perkembangan terkait fenomena La Nina tersebut. Dalam pemantauan BMKG, sudah terjadi mulai dari awal bulan Oktober.

Hal ini diungkapkan, Affan Nugraha Diharsya selaku Kordinatoor Unit Analisis Pengelolahan Data ketika ditemui sultengnews.com di Stasiun Meteorologi Mutiara Palu, Sabtu (17/10/20).

“Jadi fenomena La Nina ini, sudah terjadi dari awal bulan Oktober,” ujar Affan.

Di wilayah Indonesia tersendiri diperkirakan akan berpotensi akan bertambahnya curah hujan sebanyak 40 persen pada bulan Oktober, karena sudah memasuki musim hujan dengan sehingga berpotensi munculnya cuaca ekstream.

Affan menambahkan, Sulteng pun sudah mulai terjadi di wilayah-wilayah yang sudah berpotensi histroris bencana banjir dan longsor. Akan tetapi, jika fenomena La Nina ini memasuki bulan kemarau, kemungkinan potensi curah hujan pun berbeda.

Pihak BMKG pun segera melakukan koordinasi dengan lembaga, kementerian serta gubernur secara online seluruh Indonesia untuk mengingatkan fenomena La Nina terjadi di musim hujan seperti sekarang yang mengakibatkan curah hujan di tiap daerah meningkat.

“Kemungkinan puncak fenomena La Nina, berakhir di bulan Desember hingga bulan Februari,” tandasnya. RDL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *