Faridah: Proyek Pekerjaan Pedestrian Jalan Tombolotutu Menjawab Kebutuhan Warga

oleh -
oleh
Proyek Pekerjaan Pedestrian jalan Tombolotutu, kota Palu. FOTO : Mohammad Rizal/SultengNews.com

PALU, SULTENGNEWS.COM – Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Palu melaksanakan pekerjaan proyek pekerjaan pedestrian (trotoar) jalan Tombolotutu, kelurahan Talise, kecamatan Mantikulore, kota Palu, tahun anggaran 2022.

Nilai proyek pekerjaan pedestrian jalan Tombolotutu tersebut senilai 14 miliar rupiah dengan batas waktu pekerjaan hingga akhir bulan Desember tahun ini.

Kepala Bidang Dinas PU Kota Palu Faridah, mengatakan, proyek pekerjaan jalan Tombolotutu (pedestrian atau pekerjaan trotoar), tentunya mengingat manfaatnya ialah untuk warga sekitar yang tinggal di sekitar jalan Tombolotutu, khususnya bagi pelaku usaha.

“Kenapa kita melakukan pekerjaan di sekitar jalan Tombolotutu karena mengingat di daerah itu banyak pelaku usaha yang berjualan. UMKM nya, pelaku usaha apotik, dan lainnya. Sehingga ini bermanfaat kepada pengunjung yang datang dan sangat aman untuk kendaraannya,” ungkap Faridah kepada SultengNews.com saat ditemui langsung di ruangannya, Jumat (16/12/2022) sore.

“Manfaat kedua, jalannya kita aspal terus salurannya kita buatkan pedestrian. Pedestrian itu kita memasang casting, pasang Wire mesh, kita cor, pemasangan manhole (memudahkan bersihkan saluran) dan kita pasang tehel untuk pejalan disabilitas. Pemasangan tehel disabilitas sesuai dengan undang-undang yang memenuhi hak pejalan dari disabilitas dan ini wajib,” sambung Faridah.

Dengan nilai proyek pekerjaan berkisar 14 miliar rupiah atau 14.438.110.000 dikerjakan oleh CV. Twin Mandiri Perkasa, batas waktu perkerjaan selama lima bulan masa kontrak, sejak dari bulan Agustus-Desember tahun ini.

“Jadi, Insya Allah akhir tahun ini berakhir. Saat ini sudah mencapai 70 persen dari pekerjaan proyek,” sebutnya.

Ditegaskan Faridah, mengapa nilai 14 miliar rupiah dikerja oleh kontraktor menggunakan CV bukan sebaliknya PT, hal ini sesuai dengan aturan yang ada ialah khusus untuk PT berlaku jika nilai kontrak kerja diangka 15 miliar rupiah keatas.

“Sebaliknya dibawah angka 14 miliar rupiah bisa dikerja kontraktor dengan menggunakan CV,” ujarnya.

Untuk pekerjaan proyek pedestrian sendiri, dimulai dari ujung jalan Sisingamaraja menuju jembatan jalan Tombolotutu, dari jalan Setiabudi menuju ke jembatan jalan Tombolotutu, dari jalan Setiabudi ke jalan Suprapto dan jalan Suprapto ke jalan Nasional (Yos Sudarso).

“Jadi, seluruh segmen yang ada di Tombolotutu Insya Allah tahun ini terlaksana sampai trotoar, kecuali segmen 4 itu tidak dikerjakan pemasangan trotoar dan mudah-mudahan tahun depan dilanjutkan,” sebut dia.

“Segmen 4 yaitu dari jalan Suprapto menuju ke jalan nasional (Yos Sudarso). Jadi,  jalan Suprapto ke jalan nasional tu dianggap sudah 100 persen,” tegasnya.ZAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.