Farid R. Yotolembah: Kota Palu Sebagai Penyangga IKN Telah Bersiap Diri di Bidang Pariwisata dan Ekonomi

oleh -
oleh
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dr. Farid R. Yotolembah. FOTO: Mohammad Rizal/SultengNews.com

PALU, SULTENGNEWS.COM – Dalam upaya mendorong dan sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN), khususnya dari sektor pengembangan ekonomi dan pariwisata di kawasan timur. Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kota Palu telah bersiap diri dalam memaksimalkan perannya.

Provinsi Sulawesi Tengah khususnya kota Palu sebagai pusat dari ibu kota provinsi, akan membuat cluster. Sulawesi Tengah akan dibuat 4 cluster, mempersiapkan event menjadi salah satu penyangga IKN.

“Untuk cluster pertama, yaitu kabupaten Luwuk, Bangkep, dan Banggai Laut. Kemudian cluster kedua yakni kabupaten Touna, (Ampana), Poso, dan Morowali. Lanjut cluster ketiga, Toli-toli bersama Buol, dan cluster keempat adalah Palu, Sigi, Donggala dan Parimo,” urai Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Palu Dr. Farid R. Yotolembah kepada SultengNews.com.

Menurutnya, momentum tersebut mempertemukan 12 kabupaten 1 Kota, mempromosikan destinasi pariwisata dalam hal ini nantinya akan bekerjasama dengan pelaku usaha hotel dan travel penerbangan.

“Jadi semua penerbangan dari luar kota itu, kita upayakan masuk kota Palu dulu. Kemudian nantinya melalui kerjasama dengan pihak travel, kita pandu kemana para turis lokal atau pengunjung ke 12 cluster wilayah tersebut,” katanya menambahkan.

Kemudian dijelaskannya, dari kesemua cluster kabupaten dan kota, kedepannya harus saling menguntungkan. Nantinya akan disahkan melalui perjanjian kerjasama (MOU) diatas kertas antar kepala daerah, yakni Bupati dan Wali kota.

“Ke semua event dan program itu dalam rangka menyahuti, kesiapan kota Palu sebagai penyangga alias penopang Ibu Kota Negara (IKN). Nah Destinasi andalan kalau tidak kita siapkan, akan dibawa kemana pelancong ini. Apalagi jarak Penajam, Kaltim ke Palu hanya ditempuh sebanyak 45 menit melalui pesawat,” katanya.

Olehnya, dia mengharapkan, Pemkot Palu melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengambil peran serta peluang besar yang memiliki potensi wisatanya 5 dimensi.

“Yakni dimensi Lembah, Lautan, Sungai, Pegunungan dan Teluk,” jelasnya.ZAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.