Ekspedisi Celebes 360 MBI Bandung Jelajah Sulawesi Singgah di Palu

oleh -

Kepolres Palu, AKBP H.Moch Sholeh, SIK.SH.MH yang saat berbincang hangat dengan tim ekspedisi celebes 360 MBI Bandung Jelajah Sulawesi. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Ekspedisi Celebes 360 yang dilakukan Komunitas Motor Besar Indonesia (MBI) akan menjelajahi Sulawesi diawali dari Sulsel, Sulbar, Sulteng, Gorontalo, Sulut, kembali ke Gorontalo dan menyebrang dengan kapal fery ke Luwuk Banggai, Touna, Poso, Morowali dan langsung Kendari Sulawesi Tenggara, kemudian kembali lagi ke Makasar.




Rombongan yang berjumlah sebelas motor besar tiba di Palu, Rabu (26/2/2020) lalu melanjutkan perjalanan dengan tujuan Marisa Gorontalo dengan jarak tempuh kurang lebih 429 Km. Saat singgah di Kota Palu, rombongan menyempatkan diri melihat dari dekat lokasi wisata Pantai Talise yang rusak karena bencana gempa dan tsunami tahun 2018 untuk melakukan swafoto bersama.

Expedisi Celebes 360” merupakan program kerja MBI tahun 2020 untuk melaksanakan touring jelajah pulau Sulawesi dalam rangka promosi wisata di lokasi – lokasi yang akan dilalui setelah sebelumnya melakukan star dari Makasar-Mamuju-Palu kurang lebih 866 Km.




Kegiatan “Expedisi Celebes 360” MBI Bandung mendapatkan respon positif dari Polda Sulteng melalui Direktorat lalu lintas Polda Sulteng karena sesuai dengan program Ditlantas Road Safety to zero accident sehingga Polda Sulteng memberikan support dan dukungan kegiatan MBI Bandung di Palu.

Direktur lalu lintas Polda Sulteng Kombes Polisi Imam Setiawan, S.IK melalui Kabag Bin Ops Ditlantas Polda Sulteng Akbp Bangun Isworo, SH kepada media mengatakan Direktorat lalu lintas Polda Sulteng memberikan support dan dukungan event kegiatan yang melibatkan komunitas kendaraan bermotor.

“Kegiatan itu turut mendukung program dari Ditlantas Polda Sulteng yaitu Road Safety to zero accident”, ujarnya.




MBI itu juga diikuti oleh mantan Wakapolri Komjen Pol. (Purn) Drs. Aridono Sukmanto dan Komjen Pol (Purn) Drs, Arif Wachjunadi dengan jabatan terakhir Anjak Utama pada Lemdiklat Polri.

“Namanya juga hoby sehingga saat sudah tidak aktif lagi dilingkungan Kepolisian lebih banyak waktu untuk menunggangi kuda besinya,” ucapnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *