Dukung Paslon Lain di Pilgub Sulteng, Nasdem Pecat Kadernya di DPD Banggai

oleh -
Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPW NasDem, Moh Maskur didampingi Wakil Ketua Bidang Kehutanan Iskandar Darise dan Wakil Ketua Pendidikan Politik dan Kebudayaan Inggrit Kluneto dalam Konferensi Pers di Kantor DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah, Rabu (28/10/20). FOTO : ADHY RIFALDY

PALU, SULTENGNEWS.COM – Partai Nasional Demokrat (NasDem) Sulawesi Tengah (Sulteng), memberikan sanksi tegas berupa pemecatan sebagai pengurus sekaligus sebagai kader DPD Partai Nasdem Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) kepada Delmard Siako, karena ketahuan mendukung Pasangan Calon (Paslon) lain yang tidak di dukung Nasdem pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Wakil Gubernur Sulteng tahun 2020.

Delmard Siako, merupakan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Bangkep dengan jabatan Ketua Bidang Hubungan Eksekutif. Delmard Siako secara terang – terangan mendukung calon lain yang bukan direkomendasikan Nasdem dengan mengikuti kampanye Paslon lain.

“Atas temuan pelanggaran itulah, maka DPW Partai Nasdem Sulteng memberikan sanksi tegas berupa pemecatan sebagai pengurus dan kader Nasdem kepada Delmard Siako,” ujar Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPW NasDem Suteng, Maskur dalam konfrensi pers di Kantor DPW Partai Nasdem Sulteng, Rabu (28/10/2020).

Maskur yang didampingi Wakil Ketua Bidang Kehutanan, Iskandar Darise dan Wakil Ketua Pendidikan Politik dan Kebudayaan Inggrit Kluneto mengatakan, sikap tegas itu diambil DPW berdasarkan usulan dari pengurus DPD Partai Nasdem Bangkep nomor 09/SI.2/DPD-NasDem-BANGKEP/X/2020 perihal usulan pemberhantian sebagai anggota kepada Delmard Siako.

“Sesuai aturan PO Partai NasDem Nomor 6 tahun 2019 tentang Pilkada, terdapat larangan kepada semua jajaran partai mulai dari pengurus, sayap, badan dan anggota partai untuk mendukung atau melakukan pilihan sikap yang bertentangan dengan yang sudah diputuskan oleh partai,” katanya.

Pelanggaran lain yang juga dilakukan Delmard Siako, yakni mengeksploitasi isu SARA dalam gelaran Pilkada tahun ini demi untuk tujuan sesaat. Padahal, garis partai jelas sangat tidak mendukung adanya isu SARA dalam perhelatan demokrasi di Indonesia.

“Dengan pemecatan Delmard Siako itu, menjadi warning bagi semua kader dan jajaran pengurus Nasdem lainnya agar jangan main – main dengan aturan yang telah digariskan oleh partai. Jika ada kader lainnya juga melakukan tindakan yang sama dengan mendukung kandidat yang tidak diusung oleh Nasdem, maka partai juga akan mengambil tindakan tegas yakni pemecatan,” tandas mantan Anggota DPRD Sulteng ini. RDL

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *