Dua Paslon Pilkada Touna Saling Klaim Kemenangan

oleh -
Dua kubu massa Paslon Bupati Touna yang saling klaim kemenangan dengan melakukan konvoi. FOTO : DJEFRI/SN

TOUNA, SULTENGNEWS.COM – Dua Pasangan Calon (Paslon) di Pilkada Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) saling mengklaim kemenangan. Dua paslon tersebut yakni nomor urut 2 Rendy M Afandi Lamadjido-Hasan Lasiata dan petahana Nomor Urut 03 Mohamad Lahay-Ilham Lawidu.

Bentuk klaim kemenangan yang pertama dilakukan oleh petahana dengan melakukan konvoi kemengan pada Kamis (10/12/2020) sore hari. Pantauan di lokasi, masa pendukung petahana menyampaikan klaim kemenangan berdasarkan perhitungan cepat yang menempatkan paslon ini meraih suara 891 suara.

“Alhamdulilah kita menang di angka 891,” ucap Mahoamad lahay di tengah para pendukung

Dan saat itu para pendukung bersorak untuk melakukan konvoi
” Pawai, pawai” teriak masa

Konvoi masa pendukung 03 saat itu di lakukan, dari arah barat ke arah Timur

Sementara itu ribuan masa pendukung nomor urut 02 tetap Optimis Rendy-Hasan sudah memenangkan Pilkada Touna 2020, meskipun semua suara belum masuk. Namun dengan berjalannya proses sudah dapat terlihat dilaman resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan perolehan suara tertinggi dari petahana.

Dengan keyakinan perhitungan dan data yang dimiliki Tim, masa pendukung 02 mendatangi sekretariat pemenangan di jalan Trans Ahmad Yani, Dondo, Ampana Kota,Jumat (12/12/2020) untuk memberikan ucapan selamat atas kemengan Rendy-Hasan serta melakukan konvoi akbar

” Selamat datang Bupati Baru Touna,” ucap pendukung.

Pantauan lokasi masa pendukung 02 melakukan konvoi mengambil garis star dari sekertariat kemengan menuju Arah Ampana Tete.

Terpisah Informasi yang berhasil di himpun media ini AKBP Riski Fara Sandy S,IK M,IK Kamis (11/12) telah mengeluarkan Himbauan untuk tidak melakukan Konvoi Masa Pendukung Paslon

” Jangan sampai ini informasi Hoax, karna saya sudah ingatkan kepada Waprinya, Saya sudah kroscek dan memberitahukan dari masing-masing ajudan Paslon, untuk tidak melakukan konvoi kemenagan, karna mengingat masa pandemi Covid -19,” ucap kapolres.

Ironisnya, himbauan itu tidak di indahkan oleh kedua masa pendukung Paslon. Atas kejadian ini, nampak jelas telah terjadi pengumpulan masa yang tidak sesuai Protokol Covid -19. JFR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *