Dua Pagawai Lapas Palu Ditangkap Terlibat Sabu 3 Kg Lebih

oleh -
Dua pegawai lapas 1A Petobo, Kota Palu, Sulteng berinisial RM dan RF yang memilki 3,9 kg sabu saat diamankan di Polres Palu. FOTO : SULTENGNEWS

PALU,SULTENGNEWS.COM – Diduga simpan sabu seberat 3,9 Kg, dua pegawai Lembaga Permasyarakatan (Lapas) kelas 1A Palu ditangkap tim Opsnal Satnarkoba Polres Palu di di komplek perumahan lapas kelas 1A Petobo, Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kedua tersangka itu berinisial RA (29) dan RF (37) yang juga diduga sebagai bandar sabu. Barang haram itu rencananya akan disuplai dari dalam kompleks lapas 1 A Petobo kepada pengedar di Kota Palu.

“Terduga RM dan RF merupakan pelaku tindak pidana narkoba jenis sabu dengan peranan sebagai bandar dengan cara mensuplai sabu dari dalam kompleks Perumahan LP Petobo kepada pengendara di Kota Palu,”ucap Kapolres Palu, AKBP Bayu Indra Wiguno dalam konferensi pers di kantornya, Senin (4/9/2021).

AKBP Bayu Indra Wiguno mengatakan, dari informasi masyarakat adanya kepemilikan sabu RA dan RF, maka dilakukan penyelidikan dan setelah mengetahui identitas dan ciri-ciri tersebut kedua terduga. Pada Sabtu 2 Oktober 2021 sekira pukul 20.00 Wita, tim opsnal melakukan penindakan terhadap kedua terduga di rumah tempat tinggalnya di komplek perumahan lapas kelas 1A petobo Kota Palu.

Lebih lanjut, AKBP Bayu Indra Wiguno menyebut, saat dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti diduga sabu sebanyak 49 paket yang disimpan di dapur rumah RF dalam termos es dan tas ransel serta di dalam dus.

“Dan keterangan dari RF bawa sabu tersebut dititip oleh RM, kemudian tim opsnal menunggu RM kembali di komplek perumahan lapas 1A Petobo dan saat hendak masuk ke dalam rumahnya tim opsnal langsung mengamankan RM bersama RF dan membawa kedua terduga beserta barang bukti ke Satnarkoba Polres Palu untuk dilakukan proses lebih lanjut,”pungkas orang nomor satu di Polres Palu itu.DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.