Dr. Tigor H. Situmorang: Keberadaan Universitas Sebagai Wujud Cita-Cita Untuk Membangun Putra-Putri Sulawesi Tengah

oleh -
Ketua Yayasan Widya Nusantara Widyawati L. Situmorang, M.Sc, saat melantik dan mengambil sumpah Rektor Universitas Widya Nusantara Dr. Tigor H. Situmorang, MH, M.Kes, dalam kegiatan penyerahan salinan keputusan perubahan STIKES menjadi Universitas Widya Nusantara, di ruang pertemuan hotel Best Western, Kamis (4/8/2022). FOTO : Mohammad Rizal/SultengNews.com

PALU, SULTENGNEWS. COM – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Widya Nusantara Palu telah berubah alih status menjadi Universitas Widya Nusantara.

Rektor Universitas Widya Nusantara Dr. Tigor H. Situmorang, MH, M.Kes, menandatangani berita acara pelantikan dan pengambilan sumpah menjadi Rektor Universitas Widya Nusantara, Kamis (4/8/2022).
FOTO : Mohammad Rizal/SultengNews.com

Hal ini ditandai dengan penyerahan Salinan Keputusan (SK) Tentang Izin Perubahan Bentuk Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Widya Nusantara Palu menjadi Universitas Widya Nusantara, yang dibacakan langsung oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVI Munawir Sadzali Razak, S.IP, MA, di ruang pertemuan Hotel Best Western, Kamis (4/8/2022) pagi.

Lalu, bagaimana tanggapan Dr. Tigor H. Situmorang, MH, M.Kes, setelah resmi dilantik dan diambil sumpahnya menjadi Rektor Universitas Widya Nusantara, yang dilantik langsung oleh Ketua Yayasan Widya Nusantara Widyawati L. Situmorang, M.Sc.

Rektor Universitas Widya Nusantara Dr. Tigor H. Situmorang, MH, M.Kes, mengatakan, cita-cita awal berdirinya kampus STIKES Widya Nusantara ketika itu dan kini berubah alih status menjadi Universitas Widya Nusantara, tidak lain sebagai wujud murni menjadikan putra-putri Sulawesi Tengah bisa memperoleh pendidikan di bidang kesehatan.

“Saya datang kesini (Palu), awal membangun kampus STIKES Widya Nusantara ketika itu adalah dengan tujuan murni, bagaimana membangun putra putri Sulawesi Tengah untuk memperoleh pendidikan di bidang kesehatan,” ungkap Dr. Tigor H. Situmorang kepada SultengNews.com, Kamis (4/8/2022).

“Pertanyaan berikutnya, apakah saya hanya berkeinginan mencari ekonomi atau kekayaan dengan berdirinya kampus STIKES, saya menjawab, kami membangun STIKES di kota Palu berarti adalah akan menambah pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tengah. Inilah awal mulanya kami memiliki niat membangun kampus STIKES dan sekarang telah berubah menjadi Universitas Widya Nusantara,” sebutnya.

Kemudian, setelah terwujudnya cita-cita menjadi Universitas Widya Nusantara pada tahun 2022, tahun ini, sesuai dengan arahan dan pandangan dari Kepala LLDIKTI Wilayah XVI Munawir Sadzali Razak, S.IP, MA, mengharapkan, agar kehadiran Universitas Widya Nusantara menjadi salah satu perguruan tinggi swasta yang berkualitas dan bisa berdaya saing secara kualitas dengan perguruan tinggi swasta lainnya, di provinsi Sulawesi Tengah.

“Tentunya diperlukan pula dukungan moril dari PTS/PTN untuk bersama-sama membangun kota Palu atau Sulawesi Tengah, agar tidak tertinggal dari provinsi lainnya (di bidang pendidikan),” urai Dr. Tigor H. Situmorang.

“Tahun ini, kami telah menyekolahkan 7 orang untuk melanjutkan program Doktor (S3). Selain itu kami menyekolahkan 3 orang untuk program studi S2. Semoga ini bagian dari cara kami untuk bisa meningkatkan daya saing dari keberadaan Universitas Widya Nusantara kedepannya,” harapnya.ZAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.